Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Universitas Nasional Periode Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu, 26 Juni 2021

UNAS Implementasikan Program MBKM, Tetapkan Perubahan Penyelenggaraan Wisuda

CN, JAKARTA – Universitas Nasional siap mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada tahun akademik 2021/2022. Selain untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, program MBKM juga diterapkan agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam sambutan pada pada wisuda Periode I Tahun Akademik 2020/2021 yang disampaikan Sabtu (26/6) via zoom meeting, Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A. menyampaikan bahwa saat ini Universitas Nasional sedang merancang dan mempersiapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang akan diimplementasikan mulai tahun akademik 2021/2022.

Dijelaskannya, MBKM bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, serta menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian.

“Sebagaimana Permendikbud No. 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa diberikan hak untuk belajar tiga semester di luar program studi yang bertujuan memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya, memperdalam, serta meningkatkan wawasan dan kompetensinya,” kata El Amry.

Senada dengan Rektor Universitas Nasional, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. mengatakan bahwa program Kampus Merdeka merupakan upaya dalam mendukung percepatan transformasi digital. Dengan demikian, mahasiswa diperbolehkan mengambil mata kuliah di luar program studinya. Hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan digital.

Ia menambahkan, kemampuan hard skill maupun soft skill menjadi dua hal yang wajib untuk dimiliki oleh mahasiswa dimana pendidikan harus difokuskan pada keahlian, keterampilan, dan ilmu pengetahuan.

“Kampus merdeka merupakan kebijakan yang telah dibuat oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dalam rangka memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengasah keahlian dan talenta setiap mahasiswa sehingga dapat berkontribusi untuk pembangunan ekonomi negara,” jelasnya.

Dalam mendukung dalam implementasi program MBKM, Universitas Nasional telah bekerjasama melakukan penandatanganan MoU dengan berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Narotama Surabaya, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, dan Universitas Esa Unggul. Selain itu, untuk menyelaraskan pemahaman para dosen dan pengajar mengenai kurikulum MBKM Universitas Nasional juga telah melakukan sosialisasi dan workshop kepada seluruh fakultas dan program studi.

Pada wisuda Periode I Tahun Akademik 2020/2021, Universitas Nasional melantik 1.239 wisudawan pada wisuda Periode I Tahun Akademik 2020/2021. Wisudawan tersebut terdiri dari 86 wisudawan  program magister, 954 wisudawan program sarjana, 186 wisudawan program diploma empat dan 13 wisudawan program diploma tiga.

Universitas Nasional juga turut meluluskan 29 mahasiswa asing dari negara Tiongkok. Sebanyak 17 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta 12 mahasiswa di Program Studi Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra.

Pelaksana Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Periode I Tahun Akademik 2020/2021 Universitas Nasional dan Akademi Pariwisata Nasional dilaksanakan secara online sebagai tindak lanjut dari kepatuhan Universitas Nasional dalam melaksanakan surat dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tanggal 25 Juni 2021, pukul 17.26 WIB Nomor 27/VI/ST.Covid-19/2021 dimana atas dasar perkembangan angka konfirmasi Covid-19 yang mengalami peningkatan tajam di DKI Jakarta, agar penyelenggaraan wisuda dilaksanakan secara online. (*)