Official Website

SPS UNAS

Sasaran dan Strategi

SASARAN SEKOLAH PASCASARJANA

  • Mahasiswa strata magister (S2) yang lulus dalam 4 semester, mencapai 50%.
  • Pencapain IP kumulatif 3,50 mencapai 80% dari total lulusan strata magister (S2).
  • Dosen Tetap harus melakukan publikasi ilmiah minimal 1 (satu) dalam satu tahun akademik.
  • Dosen Tetap harus dapat melaksanakan dan menyelesaikan minimal 1 (satu) penelitian tidak terpublikasi dalam satu semester.
  • Dosen Tetap harus dapat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat minimal 1

1. Latar Belakang

Sekolah Pascaasrjana Universitas Nasional memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam pengembangan dunia akademik guna mencapai kemampuan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mumpuni dan penuh tanggung jawab, oleh karena itu dalam merumuskan visi, misi, dan startegi pencapaian di latar belakangi oleh membangun para sarjana yang berkarakter, integritas moral yang tinggi, profesional yang sesuai dengan program studi yang dikembangkan di lingkungan Sekolah pascasarjana.  Mahasiswa dan lulusannya memiliki skill manajerial, bahasa, kemampuan mengambangkan karir,  yang memiliki jiwa kewirausahaan , kejujuran serta kemampuan menjaga kelestarian lingkungan dan kemanfaaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia.  Sekolah Pascasarjana dalam proses pembinaan untuk memayungi kegiatan program studi yang ada di lingkungannnya, secara berkelanjutan (sustain)  membina dan mendorong peningkatan akreditasi kepada tingkat yang tertinggi dengan terus menerus meningkatkan kualitas dan kuantitas para civitas akademik derta sarana pendukungnya.

2. Kebijakan

Dokumen formal kebijakan mencakup mengenai penetapan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional berdasarkan  :

  1. SK Rektor Universitas Nasional No. 119 Tahun 2005 tentang Rencana Induk Pengembangan (RIP) Universitas Nasional Tahun 2005-2030Pada Bab 1 Pendahuluan yang menjadi acuan dirumuskannya Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah Pascasarjana,
  2. SK Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) No. 57 Tahun 2015 tentang Perubahan Statuta Universitas Nasional (Pasal 7,Pasal 8, dan Pasal 9 perihal Visi, Misi, dan Tujuan Universitas Nasional) yang berisi tentang ketetapan dan aturan untuk lebih menjamin kelancaran penyelenggaraan Universitas Nasional khususnya terkait dengan rumusan dan acuan dalam menetapkan Visi, Misi, dan Tujuan di Sekolah Pascasarjana dan Program Studi di lingkungan Sekolah Pascasarjana;
  3. Renstra Universitas Nasional tahun 2015-2020sebagai acuan Visi, Misi, Tujuan Sekolah Pascasarjana dalam kmerumuskan dan menetapkan Visi, Misi, dan Tujuan yang sesuai dengan Universitas;
  4. SK Rektor No. 17 Tahun 2017 tentang perubahan SK Rektor No. 107 Tahun 2013 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan di lingkungan Sekolah Pascasarjana pada Bab 2 mengenai Ketentuan Umum Pasal 2 perihal penetapan Visi, Misi, dan Tujuan Universitas yang menjadi acuan perumusan dan penetapan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah Pascasarjana dan Program Studi di Lingkungan Sekolah Pascasarjana.

 

Visi,Misi, Tujuan dan Sasaran  Universitas Nasional  adalah:

Visi

Menjadi universitas unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang masuk 10 (sepuluh) besar Universitas swasta terbaik di Indonesia dalam tata kelola pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah pada tahun 2020.

Misi

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan bertaraf nasional yang dapat bersaing di tataran global;
  2. Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidangnya dan menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini yang mampu bersaing dipasar tenaga kerja sevara nasional dan internasional.
  3. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkontribusi kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kancah nasional dan internasional
  4. Menyelenggarakan tata kelola organisasi universitas secara transparan, adil, bertanggungjawab, dan kredibel yang mengacu kepada kebijakan pendidikan nasional
  5. Membangun jejaring nasional dan internasional untuk memperluas dan memperdalam kerjasama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Tujuan:

  1. Terselenggaranya penddikan bertaraf  nasional yang dapat bersaing di tataran global
  2. Dihasilkannya lulusan yang memiliki integritas, kompetensi, serta daya saing nasional dan internasional
  3. Dihasilkannya karya penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, baik di tingkat nasional maupun internasional
  4. Terselenggaranya tata kelola organisasi universitas secara transparan, adil, bertanggungjawab dan kridibel yang mengacu kepada kebijakan pendidikan nasional
  5. Terbangunnya jejaring nasional dan internasional untuk memperluas dan memperdalam kerjasama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Sasaran :

  1. Keterpaduan dalam penyelenggaraan programan
  2. Keterpaduan penyelenggaraan administrasi
  3. Optimalisasi pemanfaatan sumber daya
  4. Partisipasi masyarakat dalam pembiayaan
  5. Pengelolaan berbasis kinerja untuk penjaminan mutu pelayanan, dan
  6. Pengembangan penelitian unggulan dan pemanfaatan terpadu dari sumberdaya universitas

Visi dan Misi  Sekolah Pascasarjana :

 

Visi

“Menjadi Sekolah Pascasarjana yang unggul dalam pengelolaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan di Indonesia dengan reputasi internasional  pada tahun 2022”.

 

Misi

Misi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional  berupa mengembangkan sumberdaya manusia secara dinamis dan progresif melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat selaras dengan pengembangan program studi dengan cara :

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan Sekolah Pascasarjana bertaraf nasional yang dapat bersaing di tataran global.
  2. Menyelenggarakan pendidikan guna menghasilkan lulusan Sekolah Pascasarjana yang unggul sesuai bidangnya, mampu menjawab serta menguasai perkembangan terkini baik yang bersifat aplikatif maupun teoritik dari perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan dengan memiliki daya saing yang unggul di pasar tenaga kerja global.
  3. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat di Sekolah Pasacasrjana yang memberi konstribusi kepada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan yang bermanfaat dan bersaing di kancah nasional dan internasional.
  4. Menyelenggarakan tata kelola organisasi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional yang terintegrasi, transparan, adil, bertanggung jawab dan kredibel mengacu kepada kebijakan pendidikan nasional.
  5. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan Sekolah Pascasarjana bertaraf nasional yang dapat bersaing di tataran global.

3. Strategi Pencapaian Visi, Misi, dan Tujuan

Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran sekolah pascasarjana dilaksanakan secara partispatif dengan melibatkan semua pihak seperti pimpinan universitas, sekolah pascasarjana, program studi pascasarjana, alumni, pengguna alumni, kemudian dari para ahli, pakar serta stakeholders yang kompeten dan relevan dengan sekolah pascasarjana. Alur mekanisme pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

 Tahap pengumpulan informasi/tracer study

Pengumpulan informasi dilakukan melalui media diskusi, pertemuan dan penelusuran. Tindakan pengumpulan informasi diselenggarakan dengan tujuan untuk menghimpun segala masukan, ide, harapan, persepsi dan pandangan tentang sekolah pascasarjana dari para stakeholder  (diantaranya: mahasiswa, alumni, dunia kerja, dosen dan tenaga penunjang).

Untuk pihak dosen, pengumpulan informasi dilakukan pada forum Rapat. Rapat ini dirancang secara khusus agar mampu mewadahi diskusi aktif dari setiap dosen dalam membahas rumusan visi, misi, tujuan dan sasaran. Hasil diskusi dalam rapat tersebut kemudian dirumuskan menjadi kesepakatan bersama tentang masukan dan sumbang pemikiran dari para dosen.

Selanjutnya, untuk menangkap harapan atau ide, terkait dengan program pengembangan  Sekolah Pascasarjana  yang diinginkan oleh para alumni dan dunia kerja, maka dilakukan penelusuran (tracer study) secara berkala. Secara umum, tracer study mengungkapkan kebutuhan yang diharapkan oleh para alumni dan mitra kerja di dalam pasar kerja.

  1. Tahap Penyesuaian  Rumusan  Diskusi/Penelusuran dengan Dokumen Pengembangan Universitas dan Pembentukan Sekolah Pascasarjana

Tahap ini berbentuk kegiatan diskusi lanjutan dan dilakukan oleh para key persons yang mewakili kepentingan dari keseluruhan stakeholders. Diskusi ini diselenggarakan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh key persons sebagai peserta diskusi dan sekaligus mengikutsertakan perwakilan Universitas di dalamnya. Perwakilan Universitas pada diskusi tersebut diposisikan sebagai pihak yang berkompeten untuk memastikan bahwa tidak akan ada poin rumusan umum yang diperoleh dari tahap sebelumnya yang bertentangan dengan dokumen-dokumen pengembangan tingkat Universitas, dimana Sekolah Pascasarjana terdapat di dalamnya.

  1. Tahap Diskusi Pendalaman oleh Komite Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah Pascasarjana

Rumusan-rumusan yang telah diperoleh sebelumnya dari tahap kedua, kemudian dibahas secara mendalam pada diskusi pendalaman oleh Komite Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah Pascasarjana. Melalui wahana diskusi tersebut, segala penyesuaian keinginan dari para praktisi/profesional (dunia kerja) dan dunia akademis dipertemukan. Seluruh rumusan umum yang menggambarkan keinginan para stakeholder dan telah dikaji secara seksama agar sejalan dan tidak bertentangan dengan dokumen-dokumen pengembangan Universitas, akan diarahkan dan disimpulkan menjadi rumusan yang lebih ringkas dan spesifik. Dalam tahap inilah, visi, misi, tujuan dan sasaran Sekolah Pascasarjana dibentuk dan disepakati.

4. Indikator Kinerja Utama

  1. Mahasiswa programmagister (S2) yang lulus dalam 4 semester dan mahasiswa program doktor (S3) yang lulus dalam 6 semester, mencapai 50% dari setiap angkatan.
  2. Pencapaian IP (Indeks Prestasi) kumulatif 3,50 mencapai 80% dari total lulusan programmagister (S2) dan program doktor (S3).
  3. Dosen Tetap harus melakukan publikasi ilmiah minimal 1 (satu)  dalam satu tahun akademik.
  4. Dosen Tetap harus dapat melaksanakan danmenyelesaikan minimal 1 (satu) penelitian tidak terpublikasi dalam satu semester.
  5. Dosen Tetap harus dapat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat minimal 1 (satu) kegiatan pengabdian masyarakat dalam satu tahun akademik.
  6. Indeks Kinerja Dosen yang diperoleh dari evaluasi mahasiswa minimum memperoleh angka indeks 3,0 (dalam skala ukur 5).

Upaya agar tujuan dan sasaran yang telah dicanangkan dapat tercapai, Sekolah Pascasarjana melakukan upaya, antara lain:

  1. Strategi pembelajaran melalui metode pengajaran berbasis tatap muka dan blended learning berbasis teknologi informasi(cyber) dalam proses belajar mengajar.

b). Pengembangan program pendukung melalui pelatihan dan studi banding pada bidang-bidang khusus yang relevan.

c). Pengembangan dan penajaman kompetisi kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Tujuan dan sasaran dalam jangka panjang akan dicapai melalui dua pentahapan jangka pendek (2015-2019 dan 2018-2022). Dengan dua pentahapan  tersebut, diharapkan pada tahun 2022 Sekolah Pascasarjana UNAS menjadi Sekolah Pascasarjana swasta unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan di Indonesia dengan reputasi internasional. Seperti disebutkan dalam Rencana Strategis Sekolah Pascasarjana UNAS, dalam tahap 2015-2019, dilakukan antara lain penuntasan penerapan tata pamong dan tata kelola yang baik, diperolehnya kepastian hukum atas kepemilikan aset Sekolah Pascasarjana UNAS, dan diterapkannya informasi sistem manajemen yang tepadu pada semua fungsi manajemen sebagai bagian dari proses integrasi dengan Universitas Nasional.

Pada tahapan kedua (2018-2022) dilakukan, antara lain, ditetapkannya kurikulum yang sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan pasar kerja, terwujudnya pengajaran berbasis riset, terlaksananya dan meningkatnya kegiatan kemahasiswaan yang mendukung pengembangan soft skills, dan terlaksananya audit akademik secara berlanjut terhadap mutu pengajaran dan pendidikan.

5. Indikator Kinerja Tambahan

Upaya penyebaran/sosialisasi Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Sekolah Pascasarjana dilakukan melalui:

  1. Dicantumkan dalam BookletSekolah Pascasarjana dan Universitas Nasional yang diterbitkan setiap tahun dan diberikan kepada mahasiswa, dosen serta tenaga kependidikan.
  2. Dimuat dalam websiteresmi Sekolah Pascasarjana.
  3. Dipasang pada papan pengumuman, spanduk, poster dan banneryang ditempatkan pada tempat-tempat strategis, agar dapat dibaca oleh mahasiswa, dosen, dan  tenaga pendidikan.
  4. Leafletyang disebarkan terutama kepada stakeholders, misalnya pada kegiatan sosialisasi, pameran, seminar, Open House dan lain sebagainya.
  5. Profil Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional terutama dalam menjalin kerjasama dengan pihak luar.
  6. Membangun jejaring sosial dalam rangka kerjasama dan sosialisasi visi dan misi Sekolah Pascasarjana

6. Evaluasi Capaian VMTS

Dalam rangka hal tersebut, kami telah menyelenggarakan survei  yang dilakukan setiap akhir semester sejak diterbitkannya SK Penetapan visi, misi, dan tujuan Sekolah Pascasarjana dan Prodi-Prodi pada tahun 2015. Berikut adalah hasil survey pemahaman visi, misi, dan tujuan pada bulan Juni – Agustus 2018 terhadap 130 responden yang merepresentasikan unsur dosen, tenaga kependidikan,  mahasiswa, alumni, dan pengguna alumni, dengan profil sebaran berikut ini :

 

Sumber : Diolah dari kuesioner yang diedarkan

Dari diagram di atas terihat bahwa dari 130 sampel (responden) yang diberikan kuesioner terdapat 6 kuesioner atau 5% dosen. Selanjutnya, tenaga kependidikan 4 orang (3%); mahasiswa 100 orang (77%); alumni dan pengguna masing-masing 10 orang (8%). Penetapan sampel ditentukan secara acak selama kurun waktu 3 (tiga) bulan: Juni, Juli dan Agustus 2018. Kuesioner yang diberikan kepada para responden berisi pertanyaan-pertanyaan yang dimintakan jawabannya. Sebelum kuesioner disebarkan, terlebih dahulu dilakukan uji coba kesioner untuk melihat validitas dan reliabilitas.  Validitas kuesioner menggunakan analisis Korelasi Product Moment, sedangkan analisis Relaibilitas menggunakan Teknik Belah Dua, hasil analisis menunjukkan semua pertanyaan valid dan reliabel.  Adapun pertanyaan dan pilihan jawaban yang telah disediakan untuk dipilih adalah sebagaimana tertera di Tabel di bawah ini :

 

Tabel 6. Lembar Kuesioner/Angket Pertanyaan

Sosialisasi Visi dan Misi

PERTANYAAN PILIHAN JAWABAN
Apakah pernah membaca visi misi Sekolah Pascasarjana dan Prodi di lingkungan  UNAS a. Pernah

b. Tidak Pernah

Media apa yang menjadi sumber a. Rapat/ pertemuan

b. Buku Pedoman

c. Laman/Website

d. Banner

e. Leaflet

f. Brosur

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Sekolah Pascasarjana dan Prodi di lingkungan  UNAS sudah tercermin dalam aspek a. Kurikulum

b. Proses pembelajaran

c. Penelitian dosen dan PkM

d. Kompetensi dosen

e. Pelayanan akademik

f. Cara berpikir dan sikap mahasiswa

Apakah Anda memahami Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Sekolah Pascasarjana dan Prodi di lingkungan UNAS a. Kurang Paham

b. Cukup Paham

c. Paham

d. Sangat Paham

Setelah kuesioner dikumpulkan dan dianalisis, hasilnya dapat dilihat dari diagram berikut:

Dari diagram di atas terlihat bahwa seluruh responden yang ada merasa mengenal atau pernah membaca Visi dan Misi Sekolah Pascasarjana dan Prodi-Prodi di lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional. Hasil survei tersebut memberikan indikasi bahwa program sosialisasi visi, misi, dan tujuan yang dilakukan oleh Sekolah Pascasarjana dan Prodi dengan menggunakan berbagai macam media dan metode telah telah berhasil, sehingga seluruh responden dapat mengenali visi, misi, dan tujuannya.

7. Simpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian VMTS dan Tindak Lanjut

Melalui upaya-upaya tersebut, semua mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, serta stakeholder lainnya dapat memahami visi, misi dan tujuan Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional.

Pemahaman sivitas akademika (dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan) tentang visi, misi dan tujuan Sekolah Pascasarjana tergambar dalam diagram sebagi berikut :

 

Dari diagram di atas tampak bahwa sebanyak 77% responden menyatakan sangat paham tentang Visi dan Misi Sekolah Pascasarjana dan Prodi-Prodi di lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional, dan di sisi lain tidak ada yang menyatakan kurang paham.

Pemahaman dosen dan tenaga kependidikan terhadap visi, misi dan tujuan Sekolah Pascasarjana sangat baik. Silabus dan proses belajar mengajar yang dibebankan kepada dosen selalu mengacu kepada visi dan misi dan tujuan Sekolah Pascasarjana. Hal ini dapat dilihat dari substansi perkuliahan yang menggunakan pendekatan micro-teaching dan evidence-based learning, dimana pendekatan pengajaran menggunakan studi kasus, sehingga riset merupakan komponen yang tidak terpisahkan dalam materi perkuliahan. Begitu pula halnya pemahaman tenaga kependidikan yang juga sangat baik, mereka memahaminya terutama melalui fungsi dukungan staf dalam bentuk operasionalisasi manajemen organisasi sehari-hari untuk mencapai kinerja Sekolah Pascasarjana secara keseluruhan.

Pemahaman mahasiswa juga sangat baik karena sejak awal memilih program studi ini mereka sudah mengetahui dan memahami visi, misi dan tujuan dari sekolah pascasarjana sebagai representasi dari perkembangan keilmuan dan penerapannya di masyarakat. Pemahaman mahasiswa umumnya semakin bertambah ketika mereka menjalani proses perkuliahan dan pembimbingan tesis.

Tingkat pemahaman tentang visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah pascasarjana oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan adalah sebagai berikut :

Tingkat Pemahaman Dosen:

Proses sosialisasi yang baik dan sifat pekerjaan yang dilakukan oleh dosen telah memberikan dampak terhadap tingginya pemahaman dosen terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. Hal itu dapat terlihat dari tingginya kinerja proses pembelajaran, tingginya perolehan dana kompetitif untuk kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Tingginya tingkat pemahaman tersebut ditandai dengan:

  1. Banyaknya kegiatan yang menjadi media sosialiasi.
  2. Tingginya keterlibatan dosen dalam berbagai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  3. Tingginya keterlibatan dosen dalam menyusun dan mengevaluasi visi, misi, tujuan, dan sasaran Sekolah Pascasarjana

Tingkat Pemahaman tenaga kependidikan:

Pekerjaan sehari-hari yang dilakukan tenaga kependidikan memberikan peluang yang tinggi terhadap pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah pascasarjana secara maksimal. Pemahaman yang baik tersebut dapat dilihat dengan meningkatnya kinerja tenaga kependidikan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Kondisi ini dapat dilihat dari:

  1. Kedisiplinan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas.
  2. Setiap pelaksanaan tugas selalu berorientasi kepada upaya mewujudkan visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah pascasarjana.
  3. Tersedianya pedoman kerja dan uraian pekerjaan yang jelas bagi setiap tenaga kependidikan.
  4. Hasil pemantauan dan evaluasi kinerja tenaga kependidikan yang dilakukan secara berkala selalu meningkat.

Tingkat Pemahaman Mahasiswa:

Upaya sosialiasi dan mengingatkan kembali mengenai visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah pascasarjana kepada mahasiswa dilakukan pada saat orientasi studi mahasiswa baru (OSMB), proses perkuliahan, dan penyusunan tugas akhir (tesis).  Melalui mekanisme ini, tingkat pemahaman mahasiswa terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah pascasarjana sangat baik. Indikator dari semua itu adalah :

  1. Tingginya rata-rata IPK lulusan(> 3,50)
  2. Masa studi mahasiswa Program Magister rata-rata 2,12
  3. Rata-rata pengguna alumni menyatakan sangat puas terhadap kinerja alumni.

Melihat berbagai aktivitas sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang mampu bekerja dan menunjukkan kinerja sesuai visi dan misi, maka dapat dikatakan visi dan misi telah dipahami dengan sangat baik oleh seluruh sivitas akademika  dan tenaga kependidikan.