Official Website

SPS UNAS

Portopolio Prodi Magister Biologi

PORTOFOLIO

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI BERBASIS  STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI  PRODI MAGISTER BIOLOGI  

KOMPETENSI LULUSAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

PROGRAM STUDI

MAGISTER BIOLOGI

JENJANG/LEVEL KKNI

Level 8

 

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS NASIONAL

JULI 2019

PORTOFOLIO

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI BERBASIS  STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI  PRODI MAGISTER BIOLOGI  

KOMPETENSI LULUSAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

PROGRAM STUDI

MAGISTER BIOLOGI

JENJANG/LEVEL KKNI

Level 8

TIM PENYUSUN

Dr. Tatang Mitra Setia, MSi

Dr. Retno Widowati, MSi

Dr. Nonon Saribanon, MSi

Dr. Harini Nurcahya, MSi

Dr. Sri Suci Utami Atmoko

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS NASIONAL

JULI 2019

HALAMAN PENGESAHAN

Program Studi : Magister Biolog

Strata : Dua (S2)

Jenjang KKNI/SNPT : 8

Fakultas : Sekolah Pascasarjana

Ketua Program Studi : Magister Biologi

  1. Nama Lengkap : Dr.Tatang Mitra Setia, M.Si.
  2. NIDN : 0326105801
  3. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala
  4. Program Studi : Magister Biologi
  5. Nomor HP : 08159589175
  6. E-mail : tatangmitra52@gmail.com

Mengetahui, Jakarta, 22 Juli 2019 Direktur Pascasarjana, Ketua Program Studi

Prof. Dr. Maswadi Rauf, M.A Dr. Tatang Mitra Setia, M.Si. NIP. 091103026. NIP. 0111880269

Menyetujui,

Rektor, Warek Akademik,

Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A Prof. Dr. Iskandar Fitri, ST, M.T NIP. 0107780026 NIP. 0111201665

KATA PENGANTAR

Kurikulum pendidikan tinggi (KPT) Prodi Magister Biologi merupakan rangkaian  proses pembelajaran tersusun atas perencanaan learning outcome(LO) sebagai bagian  proses utama dalam menghasilkan programoutcome (PO). Prodi Magister Biologi yang  telah mendapatkan ijin penyelenggaraan pendidikan Menteri Riset, Teknologi dan  Pendidikan Tinggi dengan Nomor SK pendirian Program Studi, SK Kemendikti No.  122/KPT/I/2015 tertanggal 24 November 2015 masih dengan peringkat akreditasi BAN PT  terbawah. Walau penyelenggaraan pendidikan baru berjalan 7 september 2006 berupaya  intensif untuk semakin mengokohkan jati dirinya dalam menghasilkan lulusan yang  bermutu di bidang biologi untuk dapat diserap oleh stake holder/user. Dalam upaya  tersebut, Prodi Magister Biologi melakukan penyempurnaan Kurikulum Pendidikan Tinggi  berbasis KKNI). KPT-KKNI level 8 disusun berdasarkan informasi Data Tracer Study  Lulusan Prodi S1 Biologi tahun 2012-2015 serta masukan dari para alumni S1 Biologi  yang sudah bekerja disegala bidang yang terkait biologi dan konservasi alam.  Rekomendasi program outcome dan learning outcome dari Konsorsium Biologi Indonesia  (KOBI) yang telah mengadakan pertemuan pada Februari 2016 di Universitas Sebelas  Maret di Solo dan pertemuan pada Kongres KOBI I September 2016 di Makasar dimana  Prodi Magister Biologi merupakan anggotanya sejak awal tahun 2006 dipergunakan  sebagai bahan penyusunan kurikulum.

Berdasarkan analisis data stake holder/user bidang kerja lulusan Prodi Biologi di  dunia kerja dan atribut-atribut kontribusi soft skill oleh Universitas Nasional tersebut  menjadi acuan dalam penentuan definisi profil lulusan. Selanjutnya definisi profil lulusan  tersebut diturunkan menjadi rumusan capaian pembelajaran atau learning outcome

sebagaimana referensi Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI).

Sebagai uniqueness Prodi Magister Biologi dan Universitas, pendidikan berbasis  karakter dan integritas dipilih oleh Prodi Magister Biologi sebagai penciri khas kurikulum.  Dengan demikian, penyusunan KPT-KKNI level 8 oleh Prodi Magister Biologi telah  memperhatikan prosedur atau langkah-langkah standar yang telah ditetapkan oleh  Belmawa DIKTI, yakni telah mengacu pada rekomendasi dari asosiasi prodi (KOBI).  Prodi Magister Biologi berupaya intensif untuk menerapkan KPT-KKNI tersebut dengan  Sistem Penjaminan Mutu, yakni dengan membuat RPS (Rencana Pembelajaran Semester)  oleh dosen pengampu yang merupakan ujung tombak implementasi akan senantiasa  dimonitoring dan dievaluasi dalam implementasinya.

ii

Dengan penerapan KPT-KKNI level 8, Prodi Magister Biologi telah merancang  SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) yang menerangkan jenjang pencapaian  learning outcome lulusan. Selain itu, SKPI dirancang sebagai recognition of competence outside the running curricula, artinya kompetensi yang dicapai oleh peserta didik akan  diakui oleh Universitas Nasional sebagai pelengkap pencapaian learning outcome. Sistem  recognition atau pengakuan kompetensi yang dicapai oleh peserta didik adalah meliputi 3  komponen utama yakni: kompetensi pendukung professional, kompetensi pendukung soft  skill, dan kompetensi pendukung talenta/jalur bakat. Dengan demikian, penerapan KPT

KKNI level 8 di Prodi Magister Biologi berupaya konsisten dalam membangun mutu  lulusan di bidang biologi.

iii

DAFTAR ISI

NO ISI PORTOFOLIO Hal.
  HALAMAN PENGESAHAN i
  KATA PENGANTAR ii
  DAFTAR ISI 1
1 PENDAHULUAN  3
2 VISI DAN MISI UNIVERSITAS NASIONAL  8
3 VISI DAN MISI PROGRAM STUDI  9
4 DATA TRACER STUDY LULUSAN  13
5 RUJUKAN NASKAH AKADEMIK SNPT/KKNI (ASSOSIASI PRODI)  19
6 KOMPETENSI LULUSAN ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0  25
7 INOVASI PEMBELAJARAN ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0  28
8 RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN SESUAI SNPT DAN JENJANG  PRODI  33
9 PROFIL LULUSAN UNIVERSITAS NASIONAL  37
10 PROFIL LULUSAN PRODI  40
11 CAPAIAN PROGRAM STUDI  42
12 RANAH TOPIK KEILMUAN PROGRAM STUDI  43
13 MATRIKS CPL DENGAN RANAH TOPIK/KELOMPOK

ILMU/BONGGOL ILMU

 46
14 MATRIKS CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN DENGAN MATA  KULIAH  51
15 MATRIKS MATA KULIAH DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN  LULUSAN (CPL)  82
16 BOBOT MATA KULIAH (MK) 83
17 DESKRIPSI MATA KULIAH DI SETIAP SEMESTER (GANJIL DAN  GENAP)  92
18 DISTRIBUSI MATA KULIAH TIAP SEMESTER  

106

19 PEMETAAN KONVERSI MATA KULIAH DARI KBK KE KPT-SNPT 116

 

 

iv

20 PEMETAAN KOMPETENSI PENUNJANG LANGSUNG KOMPETENSI  PENUNJANG TAMBAHAN, DAN KOMPETENSI PENUNJANG  PELENGKAP 125
21 MATA KULIAH YANG DIRANCANG SEBAGAI PENYETARAAN  SERTIFIKASI KOMPETENSI 126
22 PEMETAAN RELEVANSI DOSEN PENGAMPU DENGAN MATA  KULIAH 127
23 RENCANA PENGEMBANGAN KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI  BIDANG ILMU DOSEN: STUDI LANJUT S3/PASCA DOKTOR 133
24 PEMETAAN PENUNJANG MATA KULIAH: BUKU

TEXT/REFERENSI/LABORATORIUM

134
25 PEMETAAN LABORATORIUM PENUNJANG PEMBELAJARAN DAN  RISET 135
26 PANDUAN SURAT KETERANGAN PENDAMPING IJAZAH 136
27 METODE PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING 155
28 MODUS PEMBELAJARAN: MODUS GANDA/BLENDED LEARNING 156
29 TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BERBASIS LMS (LEARNING  MANAGEMENT SYSTEM), VIDEO E-LEARNING, KONTEN  PEMBELAJARAN DIGITAL, SOFTWARE DAN CYBER LIBRARY 158
30 PEMBELAJARAN ON-LINE UNTUK MAHASISWA

(INSTRUCTIONAL LEARNING DESIGN FOR STUDENT)

185
31 PENGAJARAN ONLINE UNTUK DOSEN

(INSTRUCTIONAL TEACHING DESIGN FOR LECTURER)

186
32 FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) 187
33 STANDAR PENDIDIKAN PRODI: MUTU LULUSAN 196
34 PENGUATAN BIDANG RISET/PENELITIAN DAN PENGABDIAN  KEPADA MASYARAKAT 197
35 RENCANA PUBLIKASI SEMINAR/JURNAL

NASIONAL/INTERNASIONAL BEREPUTASI

200
36 MONITORING DAN EVALUASI PEMBELAJARAN 201
37 REFERENSI/DAFTAR PUSTAKA 216
38 LAMPIRAN 218

 

 

v

vi

  1. PENDAHULUAN

Dalam rangka penyelarasan kebutuhan sumber daya manusia Indonesia yang  bermutu dan produktif sesuai dengan standar kompetensi kerja baik nasional maupun  internasional dengan capaian pembelajaran (learning outcomes) yang sesuai dengan  standar kompetensi lulusan yang dihasilkan oleh sistem pendidikan formal, informal,  nonformal, pelatihan maupun pengalaman kerja yang diakui dengan sistem  pengakuan pembelajaran lampau maupun kemampuan saat ini, maka Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bekerjasama dengan Kementerian dan  institusi pemerintah lainnya, para pemangku-kepentingan pengguna tenaga kerja  terkait, asosiasi industri, asosiasi profesi, asosiasi internasional, perguruan tinggi  regional/internasional, dan lembaga terkait lainnya telah menerbitkan PP No. 8  Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kerangka  tersebut seperti pada Gambar 1 dibawah ini.

Gambar 1. Sistem penjenjangan level dari 4 jalur pencapaian kompetensi KKNI: jalur akademik, jalur profesi, karir di industri, dan jalur otodidak.

7

KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi dan kompetensi tenaga kerja  Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor  pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema  pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor  pekerjaan. Jenjang kualifikasi adalah tingkat capaian pembelajaran yang disepakati  secara nasional, disusun berdasarkan ukuran hasil pendidikan dan/atau pelatihan  yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, atau pengalaman  kerja seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.

KKNI menyediakan 9 (sembilan) jenjang kualifikasi, dimulai dari kualifikasi  jenjang 1 sebagai kualifikasi terendah sampai dengan kualifikasi jenjang 9 sebagai  kualifikasi tertinggi. Penetapan jenjang kualifikasi 1 sampai 9 dilakukan melalui  pemetaan komprehensif kondisi ketenagakerjaan di Indonesia ditinjau dari kebutuhan  penghasil (supply push) maupun pengguna (demand pull) tenaga kerja. Dengan  demikian, KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia dalam  sistem pendidikan nasional, sistem pelatihan kerja nasional serta sistem pengakuan  kompetensi nasional, yang dapat dipakai sebagai pedoman untuk:

  1. menetapkan kualifikasi capaian pembelajaran yang diperoleh melalui  pendidikan formal, nonformal, informal, pelatihan atau pengalaman kerja; b. menetapkan skema pengakuan kualifikasi capaian pembelajaran yang

diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, pelatihan atau  pengalaman kerja;

  1. menyetarakan kualifikasi antara capaian pembelajaran yang diperoleh melalui  pendidikan formal, nonformal, informal, pelatihan atau pengalaman kerja;  dan
  2. mengembangkan metode dan sistem pengakuan kualifikasi sumberdaya  manusia dari negara lain yang akan bekerja di Indonesia.

KKNI menjadi acuan dalam pengemasan Standar Kompetensi Kerja Nasional  Indonesia (SKKNI) ke dalam tingkat atau jenjang kualifikasi. Pengemasan SKKNI  ke dalam jenjang kualifikasi KKNI sangat penting untuk keperluan penyandingan  maupun penyetaraan kualifikasi dan atau rekognisi dengan tingkat pendidikan dan  atau tingkat pekerjaan. Di samping itu, pengemasan SKKNI ke dalam KKNI juga

8

penting untuk keperluan harmonisasi dan kerjasama saling pengakuan kualifikasi  dengan negara lain, baik secara bilateral maupun secara multilateral. Setiap sektor dan jenjang pada KKNI memiliki deskriptor masing-masing.  Deskriptor setiap jenjang kualifikasi juga disesuaikan dengan mempertimbangkan  kondisi negara secara menyeluruh, termasuk perkembangan ilmu pengetahuan,  teknologi dan seni, perkembangan sektor‐sektor pendukung perekonomian dan  kesejahteraan rakyat seperti perindustrian, pertanian, kesehatan, hukum, dan  lain‐lain, serta aspek‐aspek pembangun jati diri bangsa yang tercermin dalam  Bhineka Tunggal Ika, yaitu komitmen untuk tetap mengakui keragaman agama,  suku, budaya, bahasa dan seni sebagai ciri khas bangsa Indonesia. Jenis kualifikasi  pada KKNI dirancang untuk memungkinkan setiap jenjang kualifikasinya  bersesuaian dengan kebutuhan bersama antara penghasil dan pengguna lulusan  perguruan tinggi, kultur pendidikan/pelatihan di Indonesia saat ini serta gelar lulusan  setiap jalur pendidikan tinggi yang berlaku di Indonesia.

Deskriptor pada KKNI terdiri atas dua bagian yaitu deskripsi umum dan  deskripsi spesifik. Deskripsi umum mendeskripsikan karakter, kepribadiaan, sikap  dalam berkarya, etika, moral dari setiap manusia dan berlaku pada setiap  jenjang.Sedangkan deskripsi spesifik mendeskripsikan cakupan keilmuan (science),  pengetahuan (knowledge), pemahaman (know-how) dan keterampilan (skill) yang  dikuasai seseorang bergantung pada jenjangnya.

Secara konseptual, setiap jenjang kualifikasi dalam KKNI disusun oleh empat  parameter utama yaitu:

  1. Keterampilan kerja yang dikuasai oleh lulusan
  2. Cakupan keilmuan/pengetahuan,
  3. Metoda tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan keilmuan/pengetahuan d. Kemampuan manajerial

Keempat parameter yang terkandung dalam masing‐masing jenjang disusun dalam  bentuk deskripsi yang disebut deskriptor KKNI. Dengan demikian ke 9 jenjang  KKNI merupakan deskriptor yang menjelaskan hak, kewajiban dan kemampuan  seseorang dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau mengaplikasikan ilmu

9

pengetahuan dan keahliannya. Uraian tentang parameter pembentuk setiap  deskriptor KKNI adalah sebagai berikut:

  1. Keterampilan kerja atau kompetensi merupakan kemampuan dalam  ranah kognitif, ranah psikomotor, dan ranah afektif yang tercermin secara  utuh dalam perilaku atau dalam melaksanakan suatu kegiatan, sehingga  dalam menetapkan tingkat kompetensi seseorang dapat ditilik lewat  unsur‐unsur dari kemampuan dalam ketiga ranah tersebut;
  2. Cakupan keilmuan/pengetahuan merupakan rumusan tingkat keluasan,  kedalaman, dan kerumitan/kecanggihan pengetahuan tertentu yang harus  dimiliki, sehingga makin tinggi kualifikasi seseorang dalam KKNI ini  dirumuskan dengan makin luas, makin dalam, dan makin canggih  pengetahuan/keilmuan yang dimilikinya;
  3. Metoda dan tingkat kemampuan adalah kemampuan memanfaatkan  ilmu pengetahuan, keahlian, dan metoda yang harus dikuasai dalam  melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu, termasuk didalamnya  adalah kemampuan berpikir (intellectual skills);
  4. Kemampuan manajerial merumuskan kemampuan manajerial seseorang  dan sikap yang disyaratkan dalam melakukan suatu tugas atau pekerjaan,  serta tingkat tanggung jawab dalam bidang kerja tersebut.

Dalam rangka penyusunan KPT-KKNI, ke-empat parameter tersebut menjadi  acuan dalam menyusun learning outcome (LO) pada level 6 dengan mengacu pada  Permen Kemristekdikti No. 44 Tahun 2015 perihal standar nasional pendidikan  tinggi (SNPT).

1.2 Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan portofolio Kurikukulum Pendidikan Tinggi berbasis  Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KPT-KKNI) adalah untuk mendesain  kurikulum Program Studi Magister Biologi yang mengacu pada level 8 (UU. No. 8  Tahun 2012) dan Permen 44 Tahun 2015 serta memperhatikan hasil survei tracer

10

study dari para alumni Program Studi Sarjana Biologi dari Fakultas Biologi dan  stakeholder.

1.3 Landasan Hukum

Landasan hukum yang mendukung naskah akademik ini adalah sebagai  berikut:

  1. UUD RI Tahun 1945 pasal 4 ayat (1);
  2. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara  RI Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4301); c. UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara RI Tahun  2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4279);
  3. UU No.19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan; e. UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi;
  4. PP No. 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (Lembaran  Negara RI Tahun 2004 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor  4408);
  5. PP No. 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional (Lembaran  Negara RI Tahun 2006 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor  4637);
  6. PP No. 31 Tahun 2006 Tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional (Lembaran  Negara RI Tahun 2006 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor  4637);
  7. PP RI No. 8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. j. Permenristekdikti No.44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan  Tinggi.
  8. Naskah Akademik Konsorsium Program Studi Biologi (KOBI) tahun 2015 l. Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Rancangan 1 Pedoman BNSP 219-2012  tentang Pengembangan Skema Sertifkasi Kerangka Kualifikasi Nasional  Indonesia (KKNI).

11

  1. VISI DAN MISI UNIVERSITAS NASIONAL

Universitas Nasional (UNAS) adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tertua  di Jakarta dan kedua tertua di Indonesia. Didirikan pada tanggal 15 Oktober 1949  atas prakarsa tokoh-tokoh terkemuka yang berhimpun dalam Perkumpulan  Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (PMIK). UNAS dalam kurun perjalanan  pengelolaan telah berhasil mendapatkan akreditasi BAN PT peringkat B pada tahun  2012, kategori bintang 2 dari QS Star pada 2011, 23 besar PTS yang menerapkan  TIK untuk penunjang tata kelola akademik dari TeSCA (Telkom Smart Campus) dan  peringkat 50 besar perguruan tinggi se-Indonesia pada 2015. Berdasarkan  pemeringkatan perguruan tinggi oleh Kopertis Wilayah III, UNAS berada pada  peringkat 6 pada tahun 2016. Bahkan pemeringkatan nasional oleh Kemristekdikti,  UNAS berada pada peringkat 59. Hal tersebut membuktikan bahwa UNAS  berkontribusi dalam pencerdasan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi.

Tantangan yang dihadapi UNAS di masa-masa mendatang adalah  meningkatkan peran sebagai kontributor dalam excellent of human resources (sumber daya insani yang unggul) dan kemajuan IPTEK. Dengan tantangan  tersebut,UNAS berupa terus konsisten dalam mempertahankan kualitas akademik  dan kapasitas infrastruktur demi peningkatan kepercayaan masyarakat. Kurikulum  UNAS kini berbasiskan kompetensi yang membekali alumni dengan skill, knowledge dan attitude yang siap dipertanggung jawabkan kiprah dan karirnya di masyarakat  setelah lulus. UNAS juga meningkatkan kapasitas sistem informasi manajemen  secara online sehingga civitas akademika dan masyarakat global dapat lebih mudah  dan cepat berinteraksi dengan UNAS melalui media internet. Meski demikian  pesatnya pengembangan yang dilakukan, UNAS tetap berkomitmen untuk  mencerdaskan bangsa. Komitmen itu diwujudkan dengan menetapkan biaya kuliah  yang berlandaskan falsafah: memberi kesempatan seluas-luasnya pada masyarakat  untuk meraih pendidikan tinggi bermutu tinggi. Untuk itu Visi, Misi, dan Tujuan  UNAS adalah sebagaimana berikut ini.

12

Visi Universitas Nasional

Menjadi universitas unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  yang masuk 10 (sepuluh) besar universitas swasta terbaik di Indonesia dalam tata kelola  pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2020. Misi Universitas Nasional

Visi di atas akan dicapai dengan menetapkan misi Universitas Nasional sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan bertaraf nasional yang  dapat bersaing di tataran global.
  2. Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang unggul dalam  bidangnya yang menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  terkini yang mampu bersaing di pasar tenaga kerja secara nasional dan  internasional.
  3. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkonstribusi  kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kancah nasional dan  internasional.
  4. Menyelenggarakan tata kelola organisasi universitas secara transparan, adil,  bertanggung jawab dan kredibel yang mengacu kepada kebijakan pendidikan  nasional.
  5. Membangun jejaring nasional dan internasional untuk memperluas dan  memperdalam kerjasama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Tujuan Universitas Nasional

Merujuk pada misi Universitas Nasional, maka tujuan yang akan dicapai adalah :

  1. Menyelenggarakan pendidikan bertaraf nasional yang dapat bersaing di  tataran global.
  2. Menghasilkan lulusan yang memiliki integritas, kompetensi, serta daya  saing nasional dan internasional.
  3. Menghasilkan karya penelitian dan pengabdian masyarakat yang  berkonstribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  baik di tingkat nasional maupun internasional.
  4. Melaksanakan tata kelola organisasi universitas secara transparan, adil,  bertanggung jawab dan kredibel yang mengacu kepada kebijakan  pendidikan nasional.
  5. Membangun jejaring nasional dan internasional untuk memperluas dan  memperdalam kerjasama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan

13

teknologi yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

III.VISI DAN MISI PROGRAM STUDI MAGISTER BIOLOGI

  1. Visi

Menjadi Program Studi Magister Biologi yang unggul dalam kajian Biologi untuk  Konservasi Alam dan Lingkungan Hidup serta Keanekaragaman Hayati dengan  reputasi internasional pada tahun 2021

  1. Misi

Untuk mewujudkan Visi 2021, Prodi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana – Universitas Nasional menjabarkannya menjadi misi sebagaimana berikut ini: 1. Menyelenggarakan pendidikan Magister Biologi dengan penekanan pada

konservasi alam dan isu-isu lingkungan hidup serta keanekaragaman hayati dan  untuk menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas, memiliki keunggulan,  kemandirian dan bermoral.

  1. Menyelenggarakan penelitian multidisiplin dengan penekanan pada kajian  konservasi alam dan isu-isu lingkungan hidup serta keanekaragaman hayati untuk  kemajuan ilmu dan teknologi dalam upaya mendukung pembangunan  berkelanjutan.
  2. Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dengan penekanan pada kajian  konservasi alam dan isu-isu lingkungan hidup serta keanekaragaman hayati,  dengan melakukan kegiatan yang relevan untuk kesejahteraan masyarakat dan  menjadikan masyarakat peduli terhadap penyelamatan lingkungan dan alam.

Tujuan

Tujuan dari Visi dan Misi Prodi Biologi 2021 adalah sebagai berikut ini: 1. Program Magister Biologi menghasilkan ilmuwan di bidang biologi yang kritis,  inovatif, kompeten, memiliki integritas moral akademik dan tanggap terhadap  upaya konservasi alam, lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati;

14

  1. Menghasilkan penelitian-penelitian yang berkualitas dan didesiminasikan secara  internasional dalam kajian konservasi alam, lingkungan hidup dan  keanekaragaman hayati;
  2. Terwujudnya masyarakat yang peduli dan mampu meyelamatkan lingkungan  hidup dan keanekaragaman hayati demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat  tersebut.
  3. Sasaran

Sasaran pencapaian Prodi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana Universitas  Nasional pada periode 2016 – 2021, dijabarkan sebagai berikut :

  1. Lulusan Kompeten di bidang biologi untuk pembangunan yang berkelanjutan  serta tanggap terhadap isu lingkungan dan konservasi alam;
  2. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan professional yaitu  meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan konsep konservasi alam,  lingkungan hidup, dan keanekaragaman hayati secara mandiri, kreatif;
  3. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang berkualitas  memiliki kemampuan akademik atau dan kompetensi di bidang konservasi alam,  lingkungan hidup, dan keanekaragaman hayati, mempunyai daya saing serta  dapat menerapkan, dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan
  4. Menjalin kerjasama kemitraan dengan lembaga pemerintah, lembaga pendidikan  (dalam atau luar negeri) dan lembaga lain yang memiliki komitmen untuk  meningkatkan dan mengembangkan bidang keilmuan biologi untuk konsep  konservasi alam, lingkungan hidup, dan keanekaragaman hayati dengan  melakukan penelitian serta pengabdian kapada masyarakat dalam upaya  meningkatkan kualitas pendidikan sebagai ujung tombak perbaikan kualitas  sumber daya manusia;

15

  1. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan khususnya bidang  konservasi alam, lingkungan hidup, dan keanekaragaman hayati serta  mengupayakan penggunaan untuk meningkatkan taraf kehidupan dan  kesejahteraan masyarakat.
  2. Strategi Pencapaian

Berbagai strategi yang dipilih dan akan dilaksanakan dalam upaya  mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran adalah :

  1. Bidang pendidikan
  2. Menerapkan kurikulum berbasis KKNI berdasarkan Kementerian Riset,  Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan mengacu rekomendasi  Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI)
  3. Melakukan evaluasi atas kebijakan akademik secara rutin setiap awal  semester untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi dan produktivitas  proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan
  4. Meningkatkan penulisan ilmiah,
  5. Penerapan sistem reward and punishment prestasi akademik mahasiswa, pada  tahun
  6. Bidang sumberdaya manusia
  7. Memfasilitasi kegiatan ilmiah dosen dan mahasiswa
  8. Melaksanakan seminar rutin dan diskusi ilmiah internal dosen/mahasiswa  c. Mengirimkan dosen dan mahasiswa mengikuti seminar / workshop / pelatihan  nasional maupun internasional
  9. Bidang manajemen internal dan organisasi
  10. Mengevaluasi sistem informasi manajemen dan prosedur operasional  untuk semua kegiatan
  11. Penerapan sistem reward and punishment kinerja dosen dan tenaga  kependidikan,

16

  1. Bidang sarana pendukung
  2. Meningkatkan ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi b. Meningkatkan ketersediaan literatur di perpustakaan
  3. Memanfaatkan Cyber Library (UNAS) untuk mendukung proses perkuliahan  dan penelitian dosen dan mahasiswa;
  4. Meningkatkan kerjasama antar lembaga
  5. Bidang kemahasiswaan dan alumni
  6. Meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan ilmiah mahasiswa dan jejaring  ilmiah
  7. Meningkatkan keikutsertaan mahasiswa dalam forum-forum ilmiah  nasional;
  8. Memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi nonkurikuler  yang mendukung peningkatan profesionalitas lulusan;
  9. Meningkatkan peranan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Biologi  Universitas Nasional (IKA Fabiona) untuk pelatihan-pelatihan,  peningkatan wawasan mahasiswa, seminar dan kerjasama dan berjejaring
  10. Bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat
  11. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dosen, dengan  mewajibkan para dosen melaksanakan penelitian minimal satu topik  dalam satu tahun,
  12. Meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi penelitian dosen dan/atau  mahasiswa,
  13. Meningkatkan kuantitas dan kualitas pengabdian pada masyarakat oleh  dosen dan/atau mahasiswa,
  14. Mengadakan pelatihan metodologi penelitian, dengan mengundang nara  sumber luar yang kompeten di bidang penelitian,
  15. Pemberian insentif yang memadai untuk mendukung kegiatan penelitian  dan pengabdian pada masyarakat serta publikasi oleh dosen,

17

  1. Bidang kerjasama
  2. Meningkatnya mutu dan jenis kegiatan kerjasama dengan
  3. Meningkatkan kesempatan studi lanjut (Program Doktoral) bagi lulusan  terbaik dengan memberikan/mencarikan beasiswa;
  4. Merintis kerjasama dengan berbagai institusi lainnya yang dapat bermanfaat  bagi peningkatan kualitas akademik
  5. Parameter pencapaian pada tahun 2021
  6. Meningkatnya daya minat masyarakat terhadap mutu akademik Prodi Magister Biologi, yang dibuktikan dengan peningkatan jumlah pendaftar  mahasiswa baru yakni ditargetkan meningkat lebih dari 75%;
  7. Distribusi sumber input mahasiswa baru yang tidak hanya berasal dari  wilayah DKI, namun bersumber dari seluruh Indonesia;
  8. Meningkatnya atmosfir akademik, dengan indikator meningkatnya IPK  lulusan setiap tahun; minimal 75 % mempunyai IPK lebih dari 3,5; 4. Menuju Akreditasi Prodi Magister Biologi UNAS Peringkat A  5. Sistem penjaminan mutu diterapkan pada semua kegiatan;
  9. Tersedianya literatur setiap matakuliah di perpustakaan;
  10. Meningkatnya prestasi kegiatan ilmiah dosen dan mahasiswa; 8. Meningkatnya penelitian dosen yang melibatkan mahasiswa pada roadmap  bidang kompetensi Biologi;
  11. Tercapainya publikasi ilmiah secara nasional terakreditasi dan/atau  internasional, minimal 3 makalah setiap semester;
  12. Tercapainya terbitnya buku ilmiah yang ditulis oleh dosen, setidaknya satu  setiap 2 semester;
  13. Meningkatnya kerjasama dengan institusi lain, baik secara kualitas maupun  kuantitas;

18

  1. DATA TRACER STUDY LULUSAN  

Tracer study merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui  masa transisi dari dunia kampus menuju dunia kerja serta untuk mendapatkan  masukan bagi perbaikan sistem pendidikan. Tracer study yang diterapkan oleh  Universitas Nasional menggunakan form kuesioner survei standar untuk lulusan yang  telah didesain oleh tim Belmawa Dikti. UNAS telah melakukan. Tracer studyuntuk  alumni pada seluruh program studi (24 Prodi S1) khususnya empat tahun terakhir  ganjil-genap 2014-2015. Hasil tracer study digunakan untuk melakukan perbaikan  sistem pendidikan dengan melakukan peninjauan kurikulum. Dimana dengan  mengacu data tracer study tersebut dilakukan pemantapan penyusunan kurikulum  KPT-KKNI bagi Prodi Magister Biologi. Berikut ini data hasil tracer study  khususnya Program Studi Sarjana Biologi.

Data yang dipergunakan untuk merancang portofolio ini berbasis hasil  Tracer Study alumni S1 biologi tahun 2012-2015, dapat diketahui bahwa lulusan  Biologi menyatakan 77,7 % telah mendapatkan pekerjaan sesuai dengan profile  lulusan yang didesain pada kurikulum KBK (2012). Hal tersebut menunjukkan  bahwa kurikulum yang dijalankan pada tahun tersebut berhasil menciptakan lulusan  yang kompetensinya diterima atau diakui oleh user atau stakeholder dalam bidang  pengembangan bidang ilmu Konservasi dan Lingkungan, Biologi Industri dan  Biomedik. Mengacu pada data keselarasan horisontal tersebut dapat diklasifikasikan  profil pekerjaan dari 77,7 % data lulusan. Dimana profesi pekerjaan lulusan dapat  dikategorikan sebagai berikut:

(1) Analis Konservasi dan Lingkungan  

(2) Analis Biologi Industri

(3) Analis Biomedik  

Profesi bidang pekerjaan yang dijalankan oleh para lulusan tersebut selanjutnya  menjadi referensi utama dalam menyusun profile lulusan kurikulum pendidikan  tinggi berbasis KKNI level 6 bagi Prodi Biologi dan dapat dipertimbangkan bagi  penyusunan kurikulum Prodi Magister Biologi berbasil KKNI level 8 yang dirancang

19

sebagai Ahli Biologi dengan kekhususan Ahli Biologi Konservasi Alam dan  Lingkungan dan Biodiversitas.

Data hasil tracer study program studi Biologi S1 dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1. Tabel Hasil Tracer Study Program studi Biologi S1

A Butir Pertanyaan Masa Transisi Jawaban Sesuai Hasil TS
1 Kapan anda mulai mencari pekerjaan? Mohon pekerjaan sambilan tidak 

Dimasukkan

75% sebelum wisuda, median 5,66 bulan 25% sesudah wisuda, median 3,10  bulan
2 Bagaimana cara anda mencari pekerjaan tersebut? Jawaban bisa lebih dari satu 1.Melalui relasi misalnya dosen, orang  tua, saudara, teman ( 35,7%)

2. Mencari lewat internet/milis/iklan on line (28,6%)

3. Dihubungi oleh perusahaan (7,1%)  (Tulis 3 cara tertinggi mencari kerja)

3 Berapa bulan waktu yang dihabiskan (sebelum dan sesudah kelulusan) untuk  memperoleh pekerjaan pertama? Sebelum kelulusan, median 6,5 bulan Sesudah kelulusan, median 2,3 bulan
4 Berapa perusahaan/instansi/institusi yang sudah anda lamar (lewat surat atau e mail) sebelum anda memeroleh

pekerjaan pertama?

Median 8,6 perusahaan
5 Berapa banyak

perusahaan/instansi/institusi yang

merespons lamaran anda?

Median 6,7 perusahaan
B Butir Pertanyaan Pekerjaan 

Sekarang

Jawaban Sesuai Hasil TS
1 Apakah anda bekerja saat ini

(termasukkerja sambilan dan wirausaha)?

64,2% Ya

35,8% Tidak menjawab

2 Bagaimana anda menggambarkan 100% Tidak Menjawab

 

 

20

  situasi anda saat ini?  
3 Apakah anda aktif mencari pekerjaan dalam 4 minggu terakhir? 100% Tidak menjawab
4 Apa jenis perusahaan/instansi/institusi tempat anda bekerja sekarang? 1. Pemerintah = 55,5%

2. Swasta = 33,33%

3.Organisasi non profit/LSM = 11,1%

5 Kira-kira berapa pendapatan anda setiap bulannya? ˃ 7 juta rupiah
C Butir Pertanyaan Keselarasan 

Vertikal dan Horizontal

Jawaban Sesuai Hasil TS
1 Seberapa erat hubungan antara bidang studi dengan pekerjaan anda? 1 (Sangat erat) = 44,44%

2 (Erat) = 33,33%

3 (Cukup Erat) = 11,11%

5 (Tidak Sama Sekali) = 11,11%

2 Tingkat pendidikan apa yang paling tepat/sesuai untuk pekerjaan anda saat ini? 1 (Setingkat Lebih Tinggi) = 11,11% 2 (Tingkat yang sama) = 44,44% 3 (Setingkat Lebih Rendah) = 44,44%
3 Jika menurut anda pekerjaan anda saat ini tidak sesuai dengan pendidikan  anda,mengapa anda mengambilnya?  Jawaban bisa lebih dari satu (1) Pertanyaan tidak sesuai ; pekerjaan  saya sekarang sudah sesuai dengan  pendidikan saya = 37,5%

(2) Di pekerjaan ini saya memperoleh  prospek karir yang baik = 37,5% (3) Saya lebih suka bekerja di area  pekerjaan yang tidak sesuai dengan  pendidikan saya = 12,5%

(4) Pekerjaan saya saat ini lebih

aman/terjamin/secure = 12,5%

D Butir Pertanyaan Kompetensi Jawaban Sesuai Hasil TS 

1 = rendah, 2 = cukup rendah, 3 = cukup 4 = cukup tinggi, 5= tinggi

1 Pada saat lulus, pada tingkat mana kompetensi di bawah ini anda kuasai?  
2 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi pengetahuan di bidang atau  disiplin ilmu anda 2,62
3 Pada saat lulus, pada tingkat mana 3,00

 

 

21

  kompetensi pengetahuan di luar bidang  atau disiplin ilmu anda  
4 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi pengetahuan umum anda 3,33
5 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi ketrampilan internet anda 3,0
6 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi ketrampilan komputer anda 3,33
7 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi berpikir kritis anda 3,0
8 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi ketrampilan riset anda 3,0
9 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan belajar anda 3,0
10 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan berkomunikasi  anda 3,0
11 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi bekerja di bawah tekanan anda 3,0
12 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi manajemen waktu anda 3,5
13 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi bekerja secara mandiri anda? 3,0
14 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi bekerja dalam

tim/bekerjasama dengan orang lain anda?

3,0
15 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan dalam

memecahkan masalah anda?

3,0
16 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi negosiasi anda? 3,0
17 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan analisis anda? 3,5

 

 

22

18 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi toleransi anda? 3,0
19 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan adaptasi anda? 3,0
20 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi loyalitas dan integritas anda? 3,5
21 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi bekerja dengan orang yang  berbeda budaya maupun latar belakang  anda? 3,0
22 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kepemimpinan anda? 3,5
23 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan dalam memegang  tanggung jawab anda? 3,33
24 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi inisiatif anda? 3,5
25 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi manajemen proyek/program  anda? 3,0
26 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan untuk

memresentasikan ide produk/laporan  anda?

3,5
27 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan dalam menulis  laporan, memo, dan dokumen anda? 3,5
28 Pada saat lulus, pada tingkat mana  kompetensi kemampuan untuk terus  belajar sepanjang hayat anda? 3,0
29 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi

perguruan tinggi dalam hal kompetensi di bawah ini?

30 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal kompetensi 3,57

 

 

23

  pengetahuan di bidang atau disiplin ilmu  anda?  
31 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal kompetensi  pengetahuan di luar bidang atau disiplin  ilmu anda? 4,0
32 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi pengetahuan umum anda

3,7
33 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi ketrampilan internet anda?

3,0
34 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi ketrampilan komputer anda?

3,0
35 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi berpikir kritis anda?

4,0
36 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi ketrampilan riset anda?

4,2
37 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan belajar anda

4,0
38 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan berkomunikasi  anda?

3,0
39 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi bekerja di bawah tekanan  anda?

3,0
40 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi manajemen waktu anda?

3,0

 

 

24

     
41 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi bekerja secara mandiri anda?

4,0
42 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi bekerja dalam

tim/bekerjasama dengan orang lain anda?

5,0
43 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan dalam

memecahkan masalah anda?

4,0
44 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi negosiasi anda?

4,0
45 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan analisis anda?

4,0
46 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi toleransi anda ?

5,0
47 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan adaptasi anda?

4,0
48 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi loyalitas dan integritas anda?

5,0
49 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi bekerja dengan orang yang  berbeda budaya maupun latar belakang  anda?

4,0
50 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kepemimpinan anda?

4,0
51 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan dalam memegang  tanggung jawab anda?

4,0

 

 

25

     
52 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi inisiatif anda?

4,0
53 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi manajemen proyek/program  anda?

4,0
54 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan untuk

mempresentasikan ide produk/laporan  anda?

4,0
55 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan dalam menulis  laporan, memo, dan dokumen anda?

4,0
56 Pada saat lulus, bagaimana kontribusi  perguruan tinggi dalam hal mana

kompetensi kemampuan untuk terus  belajar sepanjang hayat anda ?

4,0

 

 

26

  1. RUJUKAN NASKAH AKADEMIK SNPT/KKNI (ASSOSIASI PRODI)

Mengacu kepada Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar  Nasional Pendidikan Tinggi dan Perpres RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang KKNI, UU  PT No.12 Tahun 2012, dan Referensi Proses Penyusunan Naskah Akademik Prodi  Magister Biologi Berbasis KKNI-KOBI, berupa: Rumusan Capaian Pembelajaran  (LO) berbasis: Sikap, Pengetahuan dan Ketrampilan lulusan Program Studi Biologi  Nasional:

Penyusunan KKNI ini berbasis rujukan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI).  KOBI merupakan organisasi yang berperan aktif dalam pengembangan pendidikan  tinggi biologi dalam penguasaan keanekaragaman hayati dan pemanfaatan sumber  daya alam hayati (bioresources) secara optimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan  umat manusia. Berdasarkan pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan KOBI sejak  tahun 2015 dan Agutus 2016 dan Maret 2017 menghasilkan bahasan naskah  akademik yang menjadi panduan bagi Prodi Magister Biologi di Indonesia  (Terlampir Proses Penyusunan Naskah Akademik Prodi Magister Biologi KOBI).

Biologi menekankan pada kemampuan individu dalam menguasai prinsip prinsip, konsep dan metoda standar untuk analisis dan sintesis, diantaranya :  1. Prinsip-prinsip biologi, sumber daya hayati dan lingkungan.

  1. Konsep aplikasi biologi dan teknologi yang relevan dalam pengelolaan  sumber daya hayati dan lingkungannya.
  2. Prinsip dasar aplikasi perangkat lunak, instrumen dasar, metoda standar untuk  analisis dan sintesis pada bidang biologi yang umum dan spesifik.

KKNI level 8, Capaian pembelajaran (Pengetahuan, ketrampilan khusus dan  ketrampilan khusus) terkait kemampuan kerja bagi pendidikan tingkat S2 adalah  sebagai berikut:

27

Pengetahuan:

  1. Menguasai teori biologi, mencakup tingkat kajian sel dan molekul, biologi  organismal, ekologi, evolusi, dan biosfer.
  2. Mampu menentukan metode penelitian yang tepat.
  3. Menguasai prinsip dan konsep pengukuran berbasis pada state of the art  teknologi untuk analisis dan sintesis sumber daya hayati.

Keterampilan Umum:

  1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam  bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan bidang biologi  melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni serta menyusun  konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika  ilmiah dalam bentuk tesis.
  2. Mampu menyusun dan mengomunikasikan ide, hasil pemikiran dan argumen  saintifik secara bertanggung jawab dan didasarkan pada etika akademik,  melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.
  3. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah  pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni berdasarkan kajian  analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data.
  4. Menguasai teori biologi, mencakup tingkat kajian sel dan molekul, biologi  organismal, ekologi, evolusi, dan biosfer.
  5. Mampu menentukan metode penelitian yang tepat.
  6. Menguasai prinsip dan konsep pengukuran berbasis pada state of the art  teknologi untuk analisis dan sintesis sumber daya hayati.

Keterampilan Khusus:

  1. Mampu melakukan pendalaman atau perluasan keilmuan biologi dengan  menghasilkan model atau metode atau pengembangan teori yang akurat,  teruji, inovatif;

28

  1. Mampu memecahkan masalah terkait dengan sumber daya hayati  menghasilkannya karya yang berpotensi untuk diaplikasikan dalam  memecahkan masalah iptek tersebut.
  2. Mengembangkan keilmuan biologi yang dapat diaplikasikan pada lingkup  pangan, kesehatan, bioenegi, dan lingkungan.

Bahan Kajian Magister Biologi minimal:

  1. struktur dan fungsi organisme;
  2. biologi molekuler;
  3. biosistematika dan ekologi
  4. filsafat ilmu dan bioetik
  5. metoda analisis biologi.

Materi Matrikulasi S2 Biologi bagi calon mahasiswa yang S1nya tidak Biologi/tak  sebidang, yaitu: Enam bahan kajian (bonggol) untuk sarjana biologi menjadi materi.

29

  1. KOMPETENSI LULUSAN ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0

Secara singkat, pengertian industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang  menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Pada industri 4.0,  teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal  tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan  komputasi kognitif. Ada empat prinsip rancangan dalam Industri 4.0. Industri 4.0  menghasilkan “pabrik cerdas”. Di dalam pabrik cerdas berstruktur moduler, sistem  siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual,  dan membuat keputusan yang tidak terpusat. Lewat Internet untuk segala (IoT),  sistem siber-fisik berkomunikasi dan bekerja sama dengan satu sama lain dan  manusia secara bersamaan.

 

 

Lewat komputasi awan, layanan internal dan lintas organisasi disediakan dan  dimanfaatkan oleh berbagai pihak di dalam rantai nilai. Prinsip-prinsip ini membantu  perusahaan mengidentifikasi dan mengimplementasikan skenario-skenario Industri  4.0. Interoperabilitas (kesesuaian): Kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan

30

 

manusia untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan satu sama lain lewat Internet  untuk segala (IoT) atau Internet untuk khalayak (IoP). IoT akan mengotomatisasikan  proses ini secara besar-besaran. Transparansi informasi: Kemampuan sistem  informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya  model pabrik digital dengan data sensor. Prinsip ini membutuhkan pengumpulan data  sensor mentah agar menghasilkan informasi konteks bernilai tinggi. Bantuan teknis:  Pertama, kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia dengan  mengumpulkan dan membuat visualisasi informasi secara menyeluruh agar bisa  membuat keputusan bijak dan menyelesaikan masalah genting yang mendadak.  Kedua, kemampuan sistem siber-fisik untuk membantu manusia secara fisik dengan  melakukan serangkaian tugas yang tidak menyenangkan, terlalu berat, atau tidak  aman bagi manusia. Keputusan mandiri: Kemampuan sistem siber-fisik untuk  membuat keputusan sendiri dan melakukan tugas semandiri mungkin. Bila terjadi  pengecualian, gangguan, atau ada tujuan yang berseberangan, tugas didelegasikan ke  atasan.

31

 

Disarikan dari berbagai sumber referensi, kemampuan atau kompeten yang  dibutuhkan untuk sukses bagi para lulusan di era revolusi industry 4.0 adalah sebagai  berikut:

  1. Problem solving atau kemampuan memecahkan masalah yang  kompleks dan memberikan solusi yang inovatif.
  2. Berpikir kritis, yakni kemampuan berpikir lateral yang berorientasi memberikan solusi atas masalah.
  3. Kreatif yakni kemampuan berpikir divergen yang berorientasi  memberikan solusi-solusi alternatif dalam memecahkan masalah. 4. Manajemen sumber daya yakni kemampuan manajerial dalam bekerja  sama dalam tim kerja untuk mengejar target output dan outcome. 5. Berkoordinasi dengan orang lain yakni kemampuan untuk  berkomunikasi dengan orang lain dalam tim kerja untuk  mensukseskan capaian dan luaran.
  4. Kecerdasan emosional yakni kemampuan untuk mengendalikan diri  dari berbagai jenis situasi dan mampu menempatkan posisi dan sikap  terbaik dalam kerjasama tim kerja.
  5. Penilaian dan pengambilan keputusan yakni kemampan untuk  melakukan justifikasi atas suatu proses atau sistem dan mampu  mengambil keputusan dengan tepat atas hasil analisis berdasarkan  fakta atau data ilmiah yang rasional dan logis.
  6. Berorientasi layanan yakni kemampuan untuk memberikan layanan  kepada orang lain mengejar kepuasan dari para pelanggan atau  customers.
  7. Negosiasi yakni kemampuan untuk berkomunikasi dan berdiplomasi  dalam memperjuangkan suatu target atau capaian.
  8. Daya kognitif yang fleksibel yakni kemampuan berpikir logis yang  adaptif dengan berbagai macam situasi perubahan baik yang radikal  dan revolusioner dan mampu melihat celah atau peluang yang positif  untuk mengembangkan suatu ide dan gagasan inovatif.

32

Mengacu pada perkembangan revolusi industry 4.0 dan skill atau kemampuan  yang dibutuhkan tersebut dalam Portofolio KPT SN-DIKTI Prodi dilakukan up dating terhadap beberapa hal yakni:

  1. Rumusan Profil Lulusan Prodi
  2. Capaian Pembelajaran Lulusan yang mengadopsi 10 skill yang dibutuhkan  untuk era revolusi industry 4.0
  3. Penggunaan LMS sebagai media pembelajaran e-learning
  4. Konten pembelajaran digital
  5. Rencana Pembelajaran Semester

VII. INOVASI PEMBELAJARAN ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0

Cyber University akhir akhir ini banyak dibahas setelah di singgung oleh Menteri  Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam  pembukaan acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenristekdikti 2018 lalu,  menteri pun berharap kepada universitas tanggap terhadap menghadapi era digital  revolusi industry 4.0. Cyber University adalah upaya untuk menjadikan kampus  berbasis teknologi informasi. Usaha tersebut diterapkan di semua lini. Mulai dari  sistem pembelajaran, kurikulum, pelayanan, fasilitas, maupun sarana dan prasarana  lainnya. itu semua dikembangkan dengan berbasis teknologi. Penerapan Teknologi  Informasi dengan menggunakan sistem Smart Campus ini, tidak hanya  mempermudah dalam proses belajar-mengajar, tapi juga dalam proses manajemen  kampus, perpustakaan dan lain sebagainya. Berikut merupakan bagian fitur yang  ditawarkan dari sistem Smart Campus, Sistem Informasi Akademik Terintegrasi, e Learning, Online Test, e-Office, Finance, Asset Managemen, Treacer Study, e Libaray, Smart Parking dll. Smart Campus merupakan bagian kecil dari Smart City,  penerapan Smart City tidak dapat dilepaskan dari smart education karena dalam  sebuah kota, pendidikan merupakan komponen penting agar kota menjadi maju dan

33

cerdas. Berikut ini contoh smart campus feature. Untuk membangun cyber university  atau dalam istilah lain dapat juga di sebut sebagai Digital University dapat mengacu  pada diagram framework berikut ini:

 

Gambar 2. Kerangka e-learning.

Saat ini perkembangan LMS sudah sangat pesat, integrasi LMS dengan  aplikasi-aplikasi penunjang seperti aplikasi Big Blue Button dapan meningkatkan  kualitas kolaborasi antara pengajar dengan mahasiswa. Selain itu LMS juga telah di  kolaborasikan dengan Data Mining dan Artificial Intelligence sehingga content

content course yang disajikan menjadi interaktif dan membantu proses belajar bagi  mahasiswa menjadi lebih baik

 

Gambar 3. User intelligent Adaptive Learning Model.

Berdasarkan Gambar 2.3, data profile dan aktifitas student dapat dioleh dan  dianalisa menggunakan teknik Data Mining sehingga model pembelajaran dapat  disesuaikan dengan kondisi mahasiswa, proses penentuan model belajar ini  menggunakan teknologi AI sehingga student dapat menentukan model belajar  dengan tepat.

Sistem tata kelola Cyber University merupakan tumpuan utama dalam  penyelenggaraan Tridharma PT. Untuk itu model tata kelola untuk Cyber University

34

yang diusulkan ditunjukkan pada gambar sebagaimana di bawah ini. Tata kelola  Cyber University memanfaatkan advances IT Platform yang meliputi IoT, RFID,  AR/3D hingga aplikasi Smart Learning Management. Sistem pembelajaran yang  diusulkan untuk digunakan dalam Cyber University adalah Full-On-Line Learning  sebagaimana ditunjukkan pada diagram dibawah ini. Full-On-Line Learning berbasis  pada LMS, Cyber Library, Well Trained Lecturer/Trainer dan desain modul  pembelajaran.

 

Gambar 4. Sistem pembelajaran Cyber University berbasis Full-On-Line Learning.

Sistem akademik untuk Cyber University yang diusulkan adalah berada di  level 5 yakni menekankan sistem penjaminan mutu akademik yang sustainable dan  optimal. Hal tersebut mengacu pada ketatnya kebutuhan mutu lulusan untuk bersaing  di Era Revolusi Industry 4.0. Selain itu Cyber University dalam rangka comply with  National Qualification menggunakan sistem Diploma Supplement sebagai siste  rekognisi capaian pembelajaran.

 

35

Gambar 5. Sistem Diploma Supplement untuk Cyber University.

Sistem perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pengampu dan tutor  untuk Cyber University ditunjukkan pada diagram di bawah ini. SDM menekankan  pada standar mutu yang berkualitas yakni minimal berkualifikasi S3 (doktoral)  sebagai dosen pengampu. SDM dapat direkrut dari level nasional atau internasional  untuk menjamin kepastian kepakaran bidang ilmu yang dibutuhkan oleh  prodi/fakultas.

 

Gambar 6. Sistem SDM untuk Cyber University.

LMS merupakan sistem untuk mengelola catatan pelatihan dan pendidikan,  perangkat lunaknya untuk mendistribusikan program melalui internet dengan fitur  untuk kolaborasi secara ‘’online’’. Learning Management System (biasa disingkat  LMS) adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan ‘’online’’, program  pembelajaran elektronik (e-learning program). Sebuah LMS yang kuat harus bisa  melakukan hal berikut:

∙ menggunakan layanan ‘’self-service’’ dan ‘’self-guided’’

∙ mengumpulkan dan menyampaikan konten pembelajaran dengan cepat ∙ mengkonsolidasikan inisiatif pelatihan pada platform berbasis ‘’web  scalable’’

∙ mendukung portabilitas dan standar

∙ personalisasi isi dan memungkinkan penggunaan kembali pengetahuan. Pada Gambar 2.7 Terdapat sembilan langkah mulai dari langkah pertama administrator membuat jadwal kuliah sampai dengan langkah terakhir administrator  mengirimkan bahan untuk evaluasi perkuliahan. Langkah langkah tersebut dapat

36

dilakukan dimana saja karena semua telah berbasis web dan dilakukan secara online.  Sedangkan content yang dimiliki LMS terdapat empat jenis content meliputi Course,  People, Analytics dan Collaboration. Content tersebut terkait satu dengan yang lain  dan pengelolaannya menggunakan metode CMS (Content Management Systems)  berikut gambar CMS pada LMS.

 

Gambar 7. Content pada LMS.

Dalam kaitannya dengan dunia Pendidikan Tinggi, Menristekdikti menjelaskan  ada lima elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh  Kemenristekdikti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di  era Revolusi Industri 4.0 era disrupsi namun secara khusus dalam kaitannya dengan  proses pembelajaran di Perguruan Tinggi ada dua hal yang menjadi perhatian yaitu:

  1. Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi seperti  penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan  mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational  Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic
  2. Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan  responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin  ilmu dan program studi yang dibutuhkan dengan mulai diupayakannya  program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning.

37

Ide cyber university merupakan upaya menjadikan kampus berbasis  teknologi informasi, sehingga cyber university mutlak membutuhkan Sistem  Informasi yang baik, Grand desain sistem informasi pada dapat di lihat pada gambar  2 berikut ini:

Gambar 8. Cyber University Information System hingga pelaporan kepada Stake  Holder.

(Kemenristekdikti) dan sistem akreditasi.

System Informasi pada cyber university harus terintegrasi setiap modul  modulnya. Sedangkan platform sistemnya harus berbasis web sehingga akses sistem  informasi tersebut dapat dilakukan user’s dimana saja dan kapan saja, User’s pada  sistem Cyber University adalah Graduate, Student, Staff, Professor, Governmental  Organization, External Organization, dan General Public. User’s tersebut mengakses  sumberdaya informasi pada system Cyber University menggunakan satu akun atau  sering disebut sebagai SSO (Single Sign On). Modul-modul System dapat di akses  oleh user sesuaikan dengan hak akses masing masing dan telah di atur oleh admin  system. Sistem IT untuk menyelenggarakan Cyber University juga dirancang untuk  Comply dengan kewajiban sistem pelaporan ke Kemenristekdikti dan Akreditasi baik  nasional dan internasional.

38

VIII. RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN SESUAI SNPT  

DAN JENJANG PRODI

Capaian Kompetensi Pembelajaran Keterampilan Umum Berdasarkan SNDIKTI  N0 44 Tahun 2015

No. Jenis  

Pendidikan

Jenjang Capaian Pembelajaran: Keterampilan Umum
1 Strata Dua

(S2)

Level 8 a.mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis,  dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau  karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi  yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai  dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan  hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah  dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan  diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang  telah diterbitkan di jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di  jurnal internasional;

b. mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai  bidang keahliannya dalam menyelesaikan masalah di  masyarakat atau industri yang relevan melalui  pengembangan pengetahuan dan keahliannya;

c. mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen  saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika  akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media  kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.

d.mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi  obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta  penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan  interdisiplin atau multidisiplin;

e. mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan  masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora  berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap

informasi dan data;

f.mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara  jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan  komunitas penelitian yang lebih luas;

g.mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara

 

 

39

      mandiri;

h.mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan,  dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka  menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

 

 

  1. PROFIL LULUSAN CIRI KHAS UNIVERSITAS NASIONAL

Dengan mengacu pada Visi dan Misi Universitas Nasional yang menekankan  pada kontribusi sebagai agen perubahan yang dinamis bagi kemajuan bangsa, untuk  itu Capaian Pembelajaran yang menjadi ciri khas, adalah lulusan yang memiliki  Karakter dan Integritas. Selanjutnya, Karakter dan Integritas tersebut menjadi  menjadi acuan dalam merancang Capaian Pembelajaran. Adapun rumusan Capaian  Pembelajaran yang dapat membentuk lulusan memiliki karakter dan integritas  adalah:

Wajib

1. Berkarakter dan menjunjung tinggi integritas moral

2. Profesional berbasis keilmuan prodi

3. Memiliki kemampuan manajerial

4. Memiliki kemampuan bahasa internasional (Inggris)

5. Memiliki interpersonal skill

6. Memiliki kemampuan mengembangkan karir profesional

7. Memiliki kemampuan kewirausahaan

8. Memiliki kemampuan untuk menerapkan prinsip anti korupsi dan tidak  menyalahgunakan narkoba dalam peningkatan karir profesional.

9. Memiliki kemampuan untuk menjaga, melestarikan dan memanfaatkan SDA dan  lingkungan.

10. Memiliki kemampuan untuk mengembangkan bidang peminatan bakat olahraga  dan seni bagi mahasiswa yang memiliki talenta atau human interest.

 

 

40

  1. PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI M A G I S T E R B I O L O G I  

Hasil Tracer Study Prodi Sarjana Biologi memberikan gambaran bahwa  sebagian besar alumni mendapatkan pekerjaan masih terkait di bidang Biologi.  Gambaran ini dipergunakan sebagai bahan pertimbangan Program Magister Studi  Biologi untuk mendeskripsikan pengetahuan dan keahlian spesifik lulusan.  Selanjutnya Program Studi Magister Biologi Universitas Nasional mempersiapkan  lulusan magister dengan profil sebagaimana berikut ini:

  1. Degree Outcome PRODI MAGISTER BIOLOGI (Gambaran Umum lulusan  Prodi Level 8-9)

Gambaran umum lulusan Prodi Magister Biologi adalah: mampu menjadi  Ahli Biologi (Bidang Konservasi Alam, Lingkungan dan Biodiversitas) yang  kritis, inovatif, kompeten, dan beretika serta memiliki integritas moral akademik  dan tanggap terhadap isu lingkungan dan konservasi alam serta bertanggung  jawab untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta pembangunan bagi  peradaban umat manusia dan masuk dalam reputasi nasional maupun  internasional.

  1. Profile Lulusan Prodi Biologi
No. Profil Lulusan Deskripsi
1 Komunikator / Fasilitator Lulusan mampu bekerja pada lingkungan yang  fokus pada perancangan dan penyampaian  kebijakan pada stake holder terkait bidologi  untuk sumberdaya alam dan lingkungan hidup
2 Community leader Lulusan mampu bekerja pada lingkungan  dengan masyarakat local untuk konservasi alam  dan pemanfaatan biodiversitas yang lestari
3 Peneliti Lulusan mampu melakukan penelitian dan  kajian terkait sumberdaya alam dan lingkungan  hidup
4 Edukator Lulusan mampu bekerja sebagai edukator baik  dilembaga pemerintan, pendidikan atau  lembaga masyarakat
5 Ahli Biologi:

(Konservasi alam,

lingkungan dan

biodiversitas)

Lulusan mampu sebagai tenaga ahli atau  konsultan yang terkait sumberdaya alam dan  lingkungan hidup

 

 

41

6 Quality control Lulusan mampu bekerja sebagai tenaga ahli  biologi yang dapat memeriksa kualitas  lingkungan dan sumberdaya alam

 

 

Dengan mengacu pada Degree Outcome dan Profile Lulusan yang telah  ditetapkan tersebut diharapkan bahwa lulusan Prodi Magister Biologi dapat berperan  aktif dalam mengembangkan bidang Biologi untuk memenuhi kebutuhan  masyarakat. Lulusan Prodi Magister Biologi dengan Profile tersebut dapat mengisi  bidang profesi yang seluas-luasnya terkait dengan bidang Biologi . Hal ini karena  abad 21 ini merupakan abad biologi. John Naisbitt dan Patricia Aburdene dalam  buku Megatrends 2000 meramalkan bahwa salah satu megatrend abad 21 adalah  peralihan dari model dan metafora fisika ke model dan metafora biologi untuk  membantu kita mengerti dilema dan peluang dewasa ini.

Fisika memberikan metafora dan model untuk abad industri mekanistik  dengan mengajukan; Energi-intensif, linear, makro, mekanistik, deterministik, dan  diarahkan ke luar. Biologi mengajukan; Informasi-intensif, mikro, adaptif, holistik,  diarahkan ke dalam. Percakapan sehari-hari orang semakin banyak menggunakan  kata dan frase biologi, bahkan fisika baru mengalami kemajuan dengan berfikir  dalam metafora biologi, yang belakangan ini menjadi trend, “feedback”,  “symbiosis”, “reprogrammed”, “biodiesel”, “bioenergi”, dan lain sebagainya.

Dalam dunia bisnis misalnya, kita sudah tidak asing mendengar “seed  capital”, “hothouses” untuk proyek kewirausahaan, “pertumbuhan” dan “evolusi”  organisasi. Namun dewasa ini kita berada dalam proses penciptaan suatu masyarakat  yang merupakan susunan rinci sistem umpan balik informasi, struktur dari organism  biologi itu sendiri. Adapun profesi-profesi tersebut dapat didefinisikan sebagaimana  berikut ini:

42

NO. PROFESI PERAN CAPAIAN  

PEMBELAJARAN

TANGGUNG JAWAB
1 Komunikator /  Fasilitator Lulusan mampu  bekerja pada

lingkungan yang  fokus pada

perancangan dan  penyampaian

kebijakan pada

stake holder terkait  bidologi untuk

sumberdaya alam  dan lingkungan

hidup

Mampu

mendemontrasikan

memperbaiki,

menerapkan,

mencanakan dan

memanfaatkan IPTEK  biologi untuk perbaikan  kualitas lingkungan dan  biodiversitas

Mampu mengakses

informasi dan

berkomunikasi secara  internasional sebagai  upaya memperkenalkan  jati diri bangsa Indonesia  dalam koridor

pengembangan karir  professional

Menguasai konsep  teoritis bidang

pengetahuan Biologi secara umum dan

konsep teoritis bagian  khusus pengetahuan  dan keterampilan

tersebut secara

mendalam untuk

kesejahteraan

masyarakat dan

menjaga kualitas

sumberdaya alam

2 Community  

leader

Lulusan mampu  bekerja pada

lingkungan dengan  masyarakat local  untuk konservasi  alam dan

pemanfaatan

biodiversitas yang  lestari

Mampu menerapkan,  memodifikasi, mencegah  dan menentukan serta  memberika solusi pada  masyarakat terkait

pemanfaatan biologi  untuk kesejahteraan

masyarakat dan menjaga  kualitas sumberdaya  alam

Dapat berperan

sebagai warga negara  yang bangga dan cinta  tanah air, memiliki  nasionalisme serta  rasa tanggungjawab  pada negara dan

bangsa serta menjaga  kualitas sumberdaya  alam

3 Peneliti Lulusan mampu  melakukan

penelitian dan

kajian terkait

sumberdaya alam  dan lingkungan

hidup

Mampu bersikap sebagai  cendekiawan dengan  senantiasa menegakkan  kode etik ilmiah dalam  kegiatan diseminasi dan  publikasi.

Mampu menganalisis dan  tanggap dan

mendapatkan solusi

terhadap permasalahan  lingkungan dan

Pengkajian dengan  metodologi dan

mempublikasikan

hasilnya

 

 

43

      konservasi serta mampu  dalam pengembangan  dan pemanfaatan

keanekaragaman hayati  secara berkelanjutan.

 
4 Edukator Lulusan mampu  bekerja sebagai

edukator baik

dilembaga

pemerintan,

pendidikan atau

lembaga

masyarakat

Mampu

mendemontrasikan

memperbaiki,

menerapkan,

mencanakan dan

memanfaatkan IPTEK  biologi untuk perbaikan  kualitas lingkungan dan  biodiversitas

Mampu mengakses

informasi dan

berkomunikasi secara  internasional sebagai  upaya memperkenalkan  jati diri bangsa Indonesia  dalam koridor

pengembangan karir  professional

Menyampaikan

informasi biologi

untuk menjaga

kulaitias sumberdaya  alam

5 Ahli Biologi:

(Konservasi

alam,

lingkungan

dan

biodiversitas)

Lulusan mampu  sebagai tenaga ahli  atau konsultan

yang terkait

sumberdaya alam  dan lingkungan

hidup

Mampu

memprioritaskani etika,  moral dan norma

dalam kehidupannya,  khususnya yang terkait  dampak perkembangan  ilmu pengetahuan dan  teknologi, khususnya  bidang konservasi alam  dan lingkungan

Mampu mengidentifikasi  permasalahan konservasi  alam dan lingkungan dan  dan memberi solusi serta  memutuskan kesadaran

lingkungan hidup dalam  pembangnan

berkelanjutan

Memberikan

konsultasi untuk suatu  masalah terkait

sumberdaya alam

sehingga kualitas bisa  terjaga dan ada

manfaatnya bagi

masyarakat

 

 

44

6 Quality  

control

Lulusan mampu  bekerja sebagai

tenaga ahli biologi  yang dapat

memeriksa kualitas  lingkungan dan

sumberdaya alam

Mampu Menghasilkan  produk penelitian

berkualitas di bidang  keanekaragaman hayati  baik dasar maupun

terapan.

Menguasai konsep  biologi dan mampu  mengidentifikasi dan  mendiagnosis untuk  menetapkan kualitas  yang baik

 

 

Dengan mengacu pada Degree Outcome tersebut, selanjutnya Prodi Magister Biologi mengadopsi Program Outcome yang telah di tetapkan oleh KOBI. Adapun  Program Outcome tersebut adalah:

45

  1. CAPAIAN PROGRAM STUDI
No. Capaian Program Studi: Spesifik Dimensi Capaian Program  Umum
1 Mampu mengidentifikasi, menganalisis, kritis dan  tanggap dan mendapatkan solusi terhadap  permasalahan lingkungan dan konservasi serta  mampu dalam pengembangan dan pemanfaatan  keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Penguasaan bidang Biologi
2 Mampu Menghasilkan produk penelitian  berkualitas di bidang keanekaragaman hayati baik  dasar maupun terapan. Berpikir kritis dan taat kaidah  ilmiah
3 Mampu mengakses informasi dan berkomunikasi  secara internasional sebagai upaya

memperkenalkan jati diri bangsa Indonesia dalam  koridor pengembangan karir professional

Kecakapan menggunakan

teknik dan perangkat komputasi  serta kemampuan berjejaring

4 Menunjukkan komitmen terhadap etika, moral  dan perilaku profesional di tempat kerja dan  kehidupan sehari-hari. Berkepribadian sikap dan moral
5 Mampu mengidentifikasi dan merancang serta  berkomunikasi dalam kegiatan-kegiatan  kemasyarakatan dengan para pemangku  kepentingan (stakeholder) dari beragam latar  belakang dengan kualitas yang efektif

berdasarkan kajian biodiversitas

Komunikasi yang efektif
6 Mampu bersikap sebagai cendekiawan dengan  senantiasa menegakkan kode etik ilmiah dalam  kegiatan diseminasi dan publikasi. Kaidah ilmuan
7 Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis,  sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah,  penciptaan desain atau karya seni dalam bidang  ilmu pengetahuan dan teknologi yang Kepemimpinan dan kerja tim  lintas disiplin

 

 

46

  memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora  sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun  konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan  kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan diunggah  dalam laman perguruan tinggi, serta makalah  yang telah diterbitkan di jurnal ilmiah

terakreditasi atau diterima di jurnal internasional

 
8 Mampu menerapkan keterampilan kewirausahaan  di bidang biologi sebagai alternatif kegiatan  untuk meningkatkan pendapatan Cakap berwirausaha

 

 

47

XII. KAJIAN KEILMUAN (Ranah Topik) PROGRAM STUDI

No. Kajian Keilmuan Definisi
1 Karakter, integritas dan  soft-skill Membahas karakter dan kemampuan soff skill

yang merupakan ciri khas UNAS dan Prodi

2 Biologi Membahas konsep DASAR biologi sebagai  dasar untuk konservasi keanekaragaman  hayati, lingkungan dan pembangunan yang  berkelanjutan
3 Konservasi alam dan

linkungan

Membahas konsep konservasi alam dan  lingkungan serta upaya pengelolaan dan  solusi konflik manusia alam
4 Biodiversitas Membahas keanekaragaman hayati serta  potensi dan manfaat bagi masyarakat
5 Riset Biologi Membahas metodologi penelitian, penulisan  ilmiah dan publikasi

 

 

Roadmap Kajian Prodi Magister Biologi

 

Kajian/Ranah Topik  Karakter, Integritas, Soft Skill

Kajian /Ranah Topik  Biologi

PROFIL LULUSAN

 

FOKUS PENGEMBANGAN PENELITIAN PRODI

AHLI BIOLOGI  KONSERVASI  DAN  

BIODIVERSITAS

 

Kajian /Ranah  Topik

Konservasi Alam  dan Lingkungan

Kajian / Ranah Topik  Biodiversitas

Kajian / Ranah Topik  Riset Biologi

 

48

XIII. MATRIKS KAJIAN ILMU DENGAN  

CAPAIAN PEMBELAJARAN

No. Kajian Ilmu / Ranah  

Topik

Capaian Pembelajaran
1 Integritas dan Soft-Skill

Mata Kuliah:

1. Etika Lingkungan

2. Falsafah Ilmu dan

Metodologi Penelitian

1. Mampu menerapkan prinsip-prinsip ketuhanan  Yang Maha Esa dalam upaya pengembangan  pribadi yang unggul di masyarakat dengan  menguasai, mengamalkan, dan mengembangkan  IPTEK.

2. Mampu mengembangkan kemampuan soft-skill  sebagai kecakapan hidup (life skill) yang  berorientasi pada pengembangan pribadi yang  sukses di dunia kerja dan masyarakat.

3. Mampu menerapkan prinsip kesadaran  lingkungan hidup yang harmonis dengan alam  dan beretika

     
2 Biologi

Mata Kuliah:

1. Ekologi dan Ilmu

Lingkungan

2. Biosistimatik

3. Biodiversitas Indonesia 4. Biologi Konservasi

5. Bioekonomi dan

Kelestarian Lingkungan

Hidup

1. Mampu menerapkan konsep biologi, konsep  ekologi, mengklasifikasikan dan

mendokumentasikan serta mengembangkan  keanekaragaman hayati

2. Mampu mengidentifikasi permasalahan  konservasi alam dan lingkungan serta

memberikan solusi

3. Mampu menilai potensi dan mencegah  kerusakan sumberdaya alam

     
3 Konservasi Alam dan  

Lingkungan

Mata Kuliah:

1. Konservasi Alam,

Lingkungan dan konflik

2. Manajemen Wilayah Pesisir  dan Laut

3. Analisis Sistem dan

Pemodelan Lingkungan

4. AMDAL

5. Biologi & Lanskap

Perkotaan

6. Perubahan Iklim

7. Hukum Lingkungan

8. Agama dan Konservasi

1. Mahasiswa mampu memprediksi pengaruh  fenomena seperti perubahan iklim global,  deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati,  memberikan solusi konflik dengan menentukan  model pengelolaan , konservasi alam dan  lingkungan

2. Mahasiswa mampu mengenali potensi  sumberdaya pesisir dan permasalahan

pengelolaannya, serta mampu menyusun

rencana pengelolaan dan pemanfaatan

sumberdaya pesisir dan laut secara terpadu 3. Mahasiswa mampu membuat model,

memprediksi dan mengambil keputusan yang  dapat mempengaruhi keadaan keanekaragaman  hayati dan lingkungan yang dinamis.

4. Mahasiswa mampu mengaplikasikan pemodelan

 

 

49

  9. Kesehatan Lingkungan 10.Bioekonomi dan

Kelestarian Lingkungan

Hidup

matematis, matematika, proses-proses

lingkungan, sistem lingkungan buatan, sistem  lingkungan alami dan piranti lunak yang dapat  dipakai memprediksi dan mengambil keputusan  yang dapat mempengaruhi keadaan

keanekaragaman hayati dan lingkungan yang  dinamis.

     
4 Biodiversitas  

Mata Kuliah:

1. Bioteknologi

2. Etnobiologi

3. Konservasi Alam Berbasis  Masyarakat

4. Primatologi

5. Bioprospeksi

6. Jasa Ekosistem

7. Pengelolaan Satwaliar

8. Pengelolaan Sumberdaya  Genetika

9. Biopolitik

1. Menguasai konsep keanekaragaman hayati,  mengetahui status dan distribusi

keanekaragaman hayati di Indonesia

2. Mampu mengaplikasikan dan mengelola  potensi keanekaragaman hayati bagi

pemanfaatan secara berkelanjutan serta  mampu membuat kebijakan yang terkait  keamanan biodiversitas Indonesia

     
5 Riset Biologi

Mata Kuliah:

1. Seminar dan Publikasi

2. Penelitian (Proposal dan  Seminar Hasil)

3. Tesis

Mampu mengintegrasikan dan mengaplikasikan  perangkat teoritis dan metode ilmiah serta  mengunakan metode penelitian dan menganalisis  Mampu menulis suatu karya ilmiah yang  dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan  jurlnal internasional
     

 

 

50

XIV.MATRIKS CAPAIAN PEMBELAJARAN DENGAN MATA KULIAH

No. Mata Kuliah Capaian Pembelajaran
1 Etika Lingkungan 1. Menguasai konsep ilmu pengetahuan; konsep  etika, moral dan norma yang terkait dengan  pemanfaatan ilmu pengetahuan.

2. Menguasai prinsip etika lingkungan dan kearifan  lokal serta etika pemanfaatan mahluk hidup 3. Menguasai prinsip pemanfaatan rekayasa hayati  dalam konservasi alam dan lingkungan yang sesuai  dengan norma etika

2 Falsafah Ilmu dan  Metodologi

Penelitian

1. Mhs mampu menguasai prinsip Falsafah dari Ilmu  , Kebenaran Ilmiah, dapat Membangun Logika  Berpikir Ilmiah yang Benar

2. Mampu merancang penelitian, menggunakan  metodologi penelitian, membuat laporan penelitian  dan menulis artikel ilmiah

3 Ekologi dan Ilmu  Lingkungan 1. Mampu menguasai konsep interaksi antar makhluk  hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan  lingkungannya serta dapa mengukur dan menditeksi  keseimbangan alam dan lingkunga

2. Mampu dalam upaya pengelolaan lingkungan  merumuskan dan mengendalikan berbagai masalah  lingkungan dengan pendekatan ekologi-geografis  dalam kerangka analisis lingkungan untuk

perencanaan pembangunan, pengembangan wilayah  dan evaluasi tata ruang wilayah.n.

4 Biosistimatik 1. Mampu menguasai konsep biosistematik,  menghubungkan tahap perkembangan

biosistematik, menganalisis faktor-faktor yang  mempengaruhi perkembangan biosistematika; dan  mampu menunjukkan keterkaitan hubungan antara  taksonomi sistematik dan biosistematik

2. Mampu menjelaskan dan mendemonstrasikan, serta  merangkaikan tahapan penelitian biosistematik

5 Biodiversitas

Indonesia

1. Menguasai konsep keanekaragaman hayati,  mengetahui status dan distribusi keanekaragaman  hayati di Indonesia

2. Mampu mengaplikasikan potensi keanekaragaman  hayati bagi pemanfaatan secara berkelanjutan

 

 

51

6 Biologi Konservasi Mampu menguasai konsep konservasi hayati pada  level genetik, spesies, ekosistem; nilai ekonomi;  ancaman bagi keanekaragaman hayati; konservasi  berbasis masyarakat; konservasi dan pembangunan  berkelanjutan.
7 Bioekonomi dan

Kelestarian

Lingkungan Hidup

1. Mampu mengidentifikasi kondisi lingkungan,  aktor, instituions, proses dan contoh kebijakan  lingkungan Indonesia, implementasi dan dampak.

2. Mampu menentukan nilai ekosistem, spesies dan  genetik reources, aktor, institusi, proses dan contoh  pengalaman baru pada konservasi, pemanfaatan  berkelanjutan sumber daya hayati dan pembagian  keuntungan.

3. Mampu membahas kebijakan lingkungan dan bio ekonomi di tingkat global, regional, dan nasional  tingkat pelaksanaannya.

4. Mampu membahas lingkungan dan masa depan  bio-ekonomi policyof Indonesia, ketika

menganalisis kesenjangan antara kesadaran /  pemahaman dan praktik politik fragmatical pada  ekosistem dan yang komponen mis ekosistem,  spesies, reources genetik, komponen kimia dan  pengetahuan tradisional di tingkat nasional dan  provinsi / kabupaten.

5. Mampu menjelaskan konsep kebijakan yang  meliputi resiko, aturan dan peraturan, politik  lingkungan, keadilan lingkungan, bio-ekonomi dan  keberlanjutan dalam kaitannya dengan kondisi di  tingkat nasional, provinsi dan kabupaten dalam  perspektif global

8 Konservasi Alam,  Lingkungan dan

Konflik

Mahasiswa mampu melakukan pengelolaan ,  konservasi alam dan lingkungan; yaitu dapat  memprediksi pengaruh fenomena seperti perubahan  iklim global, deforestasi, hilangnya keanekaragaman  hayati, memberikan solusi konflik, misalnya  ekowisata, produksi non kayu sebagai kegiatan  alternative masyarakat sekitar kawasan konservasi.
9 Manajemen

Wilayah Pesisir dan  Laut

Mahasiswa mampu mengenali potensi sumberdaya  pesisir dan permasalahan pengelolaannya, serta  mampu menyusun rencana pengelolaan dan  pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut secara  terpadu.

 

 

52

10 Analisis Sistem dan  Pemodelan

Lingkungan

1. Mahasiswa mampu membuat model, memprediksi  dan mengambil keputusan yang dapat

mempengaruhi keadaan keanekaragaman hayati  dan lingkungan yang dinamis.

2. Mahasiswa mapu mengaplikasikan pemodelan  matematis, matematika, proses-proses lingkungan,  sistem lingkungan buatan, sistem lingkungan alami  dan piranti lunak yang dapat dipakai dalam  pemodelan lingkungan beserta contoh-contoh akan  diberikan

11 Bioteknologi Mampu menguasai konsep-konsep Bioteknologi,  Bioteknologi Hewan, Tumbuhan, Kesehatan,  lingkungan dan Mikrobiologi, serta dapat

mengaplikasikan kepada masyarakat

12 Etnobiologi 1. Mahasiswa menguasai konsep penggunaan spesies  tumbuhan secara tradisional untuk bahan pangan,  kesehatan dan kosmetik, sandang, papan, peralatan  rumah tangga, kerajinan, pewarna, perlengkapan  upacara adat/ritual dan keamanan.

2. Mampu mengenal dan membedakan beragam  budaya etnis atau suku bangsa yang berhubungan  dengan penggunaan tumbuhan dalam

kehidupannya.

13 Konservasi Alam  Berbasis

Masyarakat

Mampu menguasai konsep konservasi berbasis  masyarakat dan dapat menerapkan dan mendesain  prinsip konservasi sumberdaya alam berbasis masyarakat untuk pembangunan yang berkelanjutan
14 AMDAL Mahasiswa mampu menganalisis berbagai  permasalahan yang ada di lingkungan sekitarnya
15 Pengelolaan

Satwaliar

Mampu menguasai, mengklasifikasikan konsep  ekologi satwa liar yang meliputi satwa sebagai  individu maupun dalam populasi, pola dispersal,  distribusi, kompetisi, predasi, parasit dan pathogen,  serta mampu mempertibangkan pengelolaan satwa liar  termasuk teknik pemantauan di alam
16 Pengelolaan

Sumberdaya

Genetika

1. Mampu menguasai konsep Dasar teori rekombinasi  dan pengembangan populasi yang diperlukan  dalam penerapan analisis genetik di tingkat  molekuler

2. Mampu mengidentifikasi Penggunaan berbagai

 

 

53

    teknik seluler tersebut dalam hubungannya dengan  introgresi gen, penciptaan keragaman genetik baru,  dan pemuliaan yang dapat bermanfaat bagi  pengelolaan sumberdaya hayati.
17 Biologi dan

Lanskap Perkotaan

Mampu menguasai konsep dan strategi-penataan ruang-guna-pembangunan tataruang perkotaan yang  berkelanjutan terkait keanekaragaman hayati
18 Perubahan Iklim 1. Mahasiswa mampu menganalisis dan menekankan  pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat yang  rentan terhadap perubahan iklim baik secara  ekonomi maupun geografi, sehingga mengurangi  resiko bencana.

2. Mahasisw mampu memberikan angkah-langkah  dalam adaptasi dan mitigasi menghadapi

perubahan iklim dunia serta mengkaji bagaimana  mahluk hidup beradaptasi mengurangi resiko  bencana.

19 Hukum Lingkungan Mampu menguasai aspek-aspek hukum yang  berkaitan dengan perlindungan lingkungan untuk  tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable  development)

Mampu mencegah dan mengendalikan tingkah laku  manusia dalam melaksanakan pembangunan melalui  instrumen-instrumen hukum, seperti hukum  administrasi, perdata, pidana dan internasional yang  dapat ditegakan dalam upaya perlindungan  lingkungan.

20 Agama dan

Konservasi

Mampu melakukan identifikasi dan pendekatan agama  dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan
21 Primatologi Mampu menguasai ilmu primate dan mampu  mengenal distribusi dan mengidentifikasi potensi  manfaat dan ancaman kelestariannya
22 Bioprospeksi 1. Mampu menguasai konsep bioprospeksi dalam  implementasi keanekaragaman hayati, proses  untuk mendapatkan bioprospeksi, perkembangan  bioprospeksi di tingkat global, analisis

bioprospeksi dalam pemanfaatan sumber daya  genetic dan sumber daya hayati.

2. Mampu mengidentifikasi potensi dalam  pemanfaatan sumber daya genetic, proses

 

 

54

    pencarian dan pengembangan sumber-sumber baru  senyawa kimia, gen, dan organisme yang dapat  menghasilkan produk berkualitas tinggi

(bioprospecting).

23 Kesehatan

Lingkungan

Mampu mengidentifikasi kualitas lingkungan dan  menentukan klasifikasi kualitas fisik air dan limbah  cair dan mencari solusi upaya pencegahan  pencemarannya
24 Jasa Ekosistem 1. Mampu mengusai konsep Jasa Lingkungan dan  Pengendalian Dampak serta potensi Jasa

Lingkungan dari berbagai tipe ekosistem, baik  pada ekosistem terestrial maupun akuatik,

2. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis  dampak-dampak prmbangunan terhadap

komponen-komponen lingkungan hidup, baik  biofisik maupun sosial ekonomi dan budaya  masyarakat.

25 Ekonomi

Lingkungan

Mampu menguasai ekonomi lingkungan atau ilmu  ekonomi lingkungan mengenai perilaku atau kegiatan  manusia dalam memanfaatkan Sumber Daya Alam  (SDA) dan lingkungannya yang terbatas sehingga  fungsi atau peranan SDA dan lingkungan tersebut  dapat dipertahankan dan bahkan penggunaannya dapat  ditingkatkan dalam jangka panjang atau berkelanjutan.
26 Biopolitik 1. Mampu menguasai kebijakan dan politik yang  berkaitan dengan bagaimana mempengaruhi  kebijakan publik dan pengambilan keputusan  untuk kualitas lingkungan dan sumber daya hayati

2. Mampu menerakan teori dan metode dari biologi  menuju pemahaman ilmiah tentang perilaku politik  untuk suatu kebijakan terkait lingkungan dan  sumber daya hayati

27 Seminar dan

Publikasi

Mampu membuat tulisan ilmiah dan mampu  mempresentasi dan menerbitkan di jurnal ilmiah  nasional terakreditasi atau jurnal ilmiah internasional
28 Penelitian Mampu merancang penelitian dan membuat proposal  serta melakukan penelitian dengan kaidah ilmiah
29 Tesis Mampu mengintegrasikan dan mengaplikasikan  perangkat teoritis dan analisis dan suatu karya ilmiah
     

 

 

55

XV.MATRIKS CAPAIAN PEMBELAJARAN DENGAN

CAPAIAN PROGRAM STUDI

Capaian Pembelajaran Capaian Program Studi
1 2 3 4 5 6 7 8
Kajian Ilmu/Ranah Topik Integritas dan Soft Skill
1 Mampu menerapkan prinsip-prinsip ketuhanan  Yang Maha Esa dalam upaya pengembangan  pribadi yang unggul di masyarakat dengan  menguasai, mengamalkan, dan mengembangkan  IPTEK.              
2 Mampu mengembangkan kemampuan soft-skill  sebagai kecakapan hidup (life skill) yang  berorientasi pada pengembangan pribadi yang  sukses di dunia kerja dan masyarakat.            
3 Mampu menerapkan prinsip kesadaran  lingkungan hidup yang harmonis dengan alam  dan beretika              
                   
Kajian Ilmu/Ranah Topik Biologi
1 Mampu menerapkan konsep biologi, konsep  ekologi, mengklasifikasikan dan

mendokumentasikan serta mengembangkan  keanekaragaman hayati

           
2 Mampu mengidentifikasi permasalahan  konservasi alam dan lingkungan serta

memberikan solusi

             
3 Mampu menilai potensi dan mencegah  kerusakan sumberdaya alam              
                   
Kajian Ilmu/Ranah Topik Konservasi Alam
1 Mahasiswa mampu memprediksi pengaruh  fenomena seperti perubahan iklim global,  deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati,              

 

 

56

  memberikan solusi konflik dengan menentukan  model pengelolaan , konservasi alam dan  lingkungan                
2 Mahasiswa mampu mengenali potensi  sumberdaya pesisir dan permasalahan

pengelolaannya, serta mampu menyusun rencana  pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya  pesisir dan laut secara terpadu

           
3 Mahasiswa mampu membuat model,

memprediksi dan mengambil keputusan yang  dapat mempengaruhi keadaan keanekaragaman  hayati dan lingkungan yang dinamis.

           
4 Mahasiswa mampu mengaplikasikan pemodelan  matematis, matematika, proses-proses

lingkungan, sistem lingkungan buatan, sistem  lingkungan alami dan piranti lunak yang dapat  dipakai memprediksi dan mengambil keputusan  yang dapat mempengaruhi keadaan

keanekaragaman hayati dan lingkungan yang  dinamis.

             
                   
Kajian Ilmu/Ranah Topik Biodiversitas
1 Menguasai konsep keanekaragaman hayati,  mengetahui status dan distribusi

keanekaragaman hayati di Indonesia

           
2 Mampu mengaplikasikan dan mengelola potensi  keanekaragaman hayati bagi pemanfaatan secara  berkelanjutan serta mampu membuat kebijakan  yang terkait keamanan biodiversitas Indonesia          
Kajian Ilmu/Ranah Topik Riset Biologi
1 Mampu mengintegrasikan dan mengaplikasikan  perangkat teoritis dan metode ilmiah serta  mengunakan metode penelitian dan menganalisis  Mampu menulis suatu karya ilmiah yang  dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi  dan jurlnal internasional        
                   

 

 

57

XVI.BOBOT MATA KULIAH

Dengan telah diturunkannya mata kuliah yang memiliki relevansi dengan  kelompok ranah topik dalam membentuk profil lulusan, selanjutnya adalah dilakukan  pembobotan SKS untuk setiap mata kuliah di sebaran semester. Pembobotan SKS  untuk setiap mata kuliah tersebut menggunakan acuan 4 L yakni Learning to Know,  Learning to Do, Learning to Be dan Learning to Live Together. Setiap mata kuliah  yang telah ditetapkan capaian pembelajarannya sebagaimana pada sebelumnya, diukur dengan ke empat parameter tersebut sebagai kuantisasi tingkat kedalaman.  Selanjutnya topik-topik dalam setiap mata kuliah yang dirancang atau ditetapkan  diukur sebagai tingkat keluasan. Dari hasil pengukuran kedalaman dan keluasan  tersebut dihasilkan pembobotan untuk setiap mata kuliah, sebagaimana yang  ditunjukkan Tabel 3. Sehingga body knowledge dari KPT KKNI yang tersusun atas  kelompok mata kuliah universitas dan prodi Biologi merupakan perencanaan  pencapaian learning outcome yang terstruktur dan mengakuisisi keunikan dari Prodi  dan Universitas Nasional, yakni menekankan pada penguasaan Biology Science dan  Pendidikan berbasis Karakter dan Integritas.

Tabel 3. Pembobotan mata kuliah mengacu pada 4 L.

Bobot SKS = Kedalaman × Keluasan

KODE MATA 

KULIAH

Learning to  

Know

Learning  to Do Learning  to Be Learning  to Live  

Together

Kedalaman Keluasan Bobot
1 Etika

Lingkungan

    1 2 2
2 Falsafah Ilmu  dan

Metodologi

Penelitian

  1 3 3
3 Ekologi dan

Ilmu

Lingkungan

  1 3 3

 

 

58

4 Biosistimatik     1 2 2
5 Biodiversitas  Indonesia   1 3 3
6 Biologi

Konservasi

    1 2 2
7 Bioekonomi

dan Kelestarian  Lingkungan

Hidup

  1 3 3
8 Konservasi

Alam,

Lingkungan

dan Konflik

  1 3 3
9 Manajemen

Wilayah Pesisir  dan Laut

  1 3 3
10 Analisis Sistem  dan Pemodelan  Lingkungan   1 3 3
11 Bioteknologi   1 3 3
12 Etnobiologi   1 3 3
13 Konservasi

Alam Berbasis  Masyarakat

  1 3 3
14 Topik Khusus   1 3 3
15 AMDAL   1 3 3
16 Pengelolaan

Satwaliar

  1 3 3
17 Pengelolaan

Sumberdaya

Genetika

  1 3 3
18 Biologi dan

Lanskap

Perkotaan

  1 3 3
19 Perubahan

Iklim

  1 3 3
20 Hukum

Lingkungan

  1 3 3
21 Agama dan

Konservasi

  1 3 3
22 Primatologi   1 3 3

 

 

59

23 Bioprospeksi   1 3 3
24 Kesehatan

Lingkungan

  1 3 3
25 Jasa Ekosistem   1 3 3
26 Ekonomi

Lingkungan

  1 3 3
27 Biopolitik   1 3 3
28 Seminar dan

Publikasi

  1 3 3
29 Penelitian

(Proposal dan  Seminar Hasil)

  1 5 5 (2+3)
30 Tesis   1 3 6

 

 

60

XVII.DESKRIPSIKAN MATA KULIAH DI SETIAP SEMESTER  (GANJIL DAN GENAP)

SEMESTER I
  Mata Kuliah Wajib 18 sks  (A)
Kode MK Mata Kuliah sks
MB170601 Etika Lingkungan

Etika Lingkungan merupakan mata kuliah yang  membahas mengenai pentingnya interaksi harmonis  antara manusia, alam dan makhluk hidup lainnya dengan  pemahaman etika, moral dan norma dalam

kehidupannya, khususnya yang terkait dampak  perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,  khususnya bidang Konservasi Alam dan Lingkungan

2
MB170602 Falsafah Ilmu dan Metodologi Penelitian

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai filsat  ilmu. Penerapan metode ilmiah dalam survey/penelitian  tentang biologi dan lingkungan. Diberikan juga cara  mempersiapkan penelitian dari mulai pencarian pustaka  dan membuat proposal Penggunaan berbagai metode  statistika dalam merancang penelitian dan menganalisis  data. Perumusan masalah, tujuan, hipotesis, analisis dan  penafsiran serta penyajian data / hasil penelitian.  Penulisan ilmiah dan publikasi .

3
MB170603 Ekologi dan Ilmu Lingkungan  

Prinsip dasar ekologi dan ilmu lingkungan. Keterkaitan  ekologi dan ilmu lingkungan. Konsep ekosistem.  Struktur dan fungsi ekosistem. Ekologi populasi dan  ekologi komunitas. Klasifikasi ekosistem. Dinamika  populasi dan komunitas. Metode dan teknik pengukuran  komunitas. Pendekatan studi/kajian lingkungan.  Penerapan kaidah ekologi dan ilmu lingkungan dalam  pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan

3
MB170604 Biosistimatik  

Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar  biosistematik, perkembangan biosistematik, tahap  penelitian biosistematik, klasifikasi Numerik, klasifikasi  filogenetik dan aplikasi biosistematik

2

 

 

61

MB170605 Biodiversitas Indonesia

Biodiversitas Indonesia merupakan mata kuliah yang  membahas mengenai: Konsep Keanekaragaman Hayati;  Keanekaragaman Ekosistem; Keanekaragaman Jenis;  Keanekaragaman Genetik; Keanekaragaman Hayati  Pertanian, Perairan; Keanekaragaman Hayati Mikroba  dan Fungi, Status, distribusi, permasalahan dan ancaman  keanekaragaman hayati; Manfaat keanekaragaman  hayati bagi manusia dan ekosistem; Kebijakan  konservasi Keanekaragaman Hayati dan upaya  konservasi di Indonesia dan dunia.

3
MB170606 Biologi Konservasi  

Mata kuliah ini membahas tentang konservasi biologi  yang berhubungan dengan keanekaragaman hayati,  habitat, ekologi, ekonomi, ancaman dan kebijakan  nasional serta internasional.

2
MB170607 Bioekonomi dan Kelestarian Lingkungan Hidup Perkuliahan membahas tren kebijakan lingkungan dan  solusi rasional alternative. Mahasiswa diperkenalkan  pada ilmu, aturan dan regulasi yang paling relevan,  kebijakan ekonomi dan pertimbangan etika. Selain itu  dibahas hal terkait dengan eksploitasi sumber daya alam,  polusi, konservasi, pemanfaatan berkelanjutan,  pembagian manfaat dan tujuan pembangunan  berkelanjutan dan pengalaman praktis di Indonesia.

Para mahasiswa akan diperkenalkan ke dalam instrumen  kebijakan lingkungan yang lebih luas dan praktik politik  dan spektrum termasuk debat yang kuat pada  lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara  berkelanjutan, pembagian manfaat, pemahaman dan  ketidakpastian dalam masyarakat yang menciptakan  banyak kontroversi, pentingnya prinsip etika dan norma norma dalam resolusi konflik lingkungan.

3
SEMESTER II
Konsentrasi Kajian

BIOLOGI KONSERVASI DAN LINGKUNGAN *)

  Mata Kuliah Wajib 9 sks (B1)
Kode MK Mata Kuliah sks
MB170608 Konservasi Alam, Lingkungan dan Konflik  Konservasi alam, Lingkungan dan Konflik  merupakan mata kuliah yang membahas 3

 

 

62

  mengenai pentingnya interaksi antara  manusia, alam dan makhluk hidup lainnya  yang harmonis. Permasalahan lingkungan dan  konservasi, terutama di Indonesia. Prinsip prinsip pengelolaan secara ekologis

berdasarkan konsep ekosistem, serta  sosiologis berbasis kemasyarakatan.

Perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan.  Metode dalam konservasi dan pemantauan  lingkungan.

 
MB170609 Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut Mata kuliah ini memberikan prinsip-prinsip  dan tujuan pentingnya pengelolaan wilayah  pesisir dan laut. Sumberdaya utama di  kawasan pesisir. Pengaruh kondisi pantai  terhadap upaya pengelolaan dan kelestarian  sumberdaya. Ancaman terhadap wilayah  pesisir dan laut. Pembangunan dan  perlindungan terhadap wilayah pesisir dan  laut. 3
MB170610 Analisis Sistem dan Pemodelan  Lingkungan

Mata kuliah ini memberikan pemahaman  prinsip dan fungsi analisis sistem dan  pemodelan. Penerapan teknik-teknik analisis  sistem dan pemodelan dalam menilai  permasalahan lingkungan dan dalam  pembangunan.

3
SEMESTER II
Konsentrasi Kajian

BIODIVERSITAS DAN MASYARAKAT *)

  Mata Kuliah Wajib 9 sks (B2)
Kode MK Mata Kuliah Sks
MB170611 Bioteknologi

Memberikan pemahaman tentang prinsip  dasar bioteknologi terkait lingkungan hidup.  Metode dan teknik kultivasi mikroba untuk  mengatasi pencemaran lingkungan, hama dan  penyakit. Bioreaktor, bioteknologi

perombakan minyak bumi dan turunannya.

3

 

 

63

  Bioteknologi perombakan plastik.

Bioteknologi penanganan logam berat.  Bioteknologi limbah pertambangan.

Bioremediasi. Senyawa xenobiotik, transgenik  dan dampaknya terhadap lingkungan dan  Biologi kontrol.

 
MB170612 Etnobiologi

Mata kuliah ini mengkaji pengetahuan  masyarakat (etnis tertentu) terhadap  pemanfaatan biodiversitas secara  berkelanjutan. Hak masyarakat atas  pengetahuannya. Prospek pengembangan  etnobiologi. Metoda dan tata cara penggalian  / penelitian tentang informasi etnobiologi.

3
MB170613 Konservasi Alam Berbasis Masyarakat 3
     
  Mata Kuliah Pilihan Bebas 3 sks (C)
Kode MK Mata Kuliah sks
MB170614 Topik Khusus

Mata kuliah ini diberi kepada mahasiswa yang  menginkan menkaji bidang khusus secara  langsung dari pakarnya. Disarankan bidang  khusus yang dikaji terkait dengan rencana  penelitian untuk tesis yang akan diambil oleh  mahasiswa.

3
MB170615 AMDAL

Mata kuliah ini membahas mengenai  peraturan perundang-undangan di bidang  lingkungan hidup. Fungsi dan kegunaan  amdal. Tipologi studi Amdal. Prosedur dan  pelaksanaan Amdal. Proses scoping  (pelingkupan) dan focusting (pemusatan) isu  pokok. Prinsip penentuan jumlah dan lokasi  sampling. Batas wilayah studi. Metode  identifikasi, prakiraan dan evaluasi dampak  besar dan penting. Prinsip penyusunan  Rencana Pengelolaan Lingkungan dan  Rencana Pemantauan Lingkungan.

3
MB170616 Pengelolaan Satwaliar

Mata kuliah ini memberikan pemahaman  prinsip-prinsip dan tujuan pengelolaan  satwaliar. Distribusi dan perilaku satwaliar.

3

 

 

64

  Pengelolaan jenis dan pengelolaan berbagai  kawasan konservasi. Pengelolaan satwaliar  bernilai ekonomi dan/atau bernilai ekologi,  secara berkelanjutan  
MB170617 Pengelolaan Sumberdaya Genetika Membahas berbagai konvensi internasional.  Konvensi tentang keanekaragaman hayati  (Convention on Biological Diversity/CBD),  Konvensi tentang keamanan hayati (Cartagena  Protokol). Konvensi tentang akses terhadap  sumberdaya genetic (Nagoya Protokol)  sehingga dampak manfaat dapat diperoleh  secara bersama. 3
MB170618 Biologi dan Lanskap Perkotaan

Mata kuliah ini membahas mengenai konsep  lasekap perkotaan; Pendekatan ekologi  lansekap untuk konservasi; Karakter lansekap  dan keanekaragaman hayati.

3
MB170619 Perubahan Iklim

Mata kuliah ini membahas mengenai  perubahan iklim perubahan jangka panjang  dalam distribusi pola cuaca secara statistik  sepanjang periode waktu di seluruh wilayah  bumi; Kebijakan lingkungan, perubahan iklim  merujuk pada perubahan iklim modern  sebagai perubahan iklim antropogenik atau  lebih umumnya dikenal sebagai pemanasan  global atau pemanasan global antropogenik.

3
MB170620 Hukum Lingkungan

Mata kuliah ini membahas tentang pengertian  hokum lingkungan; Perspektif hokum  lingkungan di Indonesia; Ruangf lingkup  hokum lingkungan di Indonesia; dan  perkembangan hokum lingkungan di  Indonesia; Studi Kasus.

3
MB170621 Agama dan Konservasi

Prinsip dan program konservasi dari sudut  pandang agama

3
MB170622 Primatologi

Mata kuliah ini membahas sejarah dan

3

 

 

65

  biodiversitas primata di dunia dan Indonesia.  Life history dan demografi. Sosio-ekologi dan  sosio-biologi. Reproduksi. Ekologi dan  komunitas. Ancaman dan konservasi. Isu  degradasi habitat dan perburuan serta  perdagangan. Studi populasi, habitat, dan  perilaku.  
MB170623 Bioprospeksi

Mata kuliah bioprospecting akan mengkaji  bagaimana proses penemuan dan

komersialisasi produk baru berdasarkan  sumber daya hayati. Menjelaskan bagaimana  pengetahuan asli sangat membantu secara  intuitif, Mengkaji mengenai senya bioaktif  yang bermanfaat untuk dikembangkan untuk  kepentingan manusia.

3
MB170624 Kesehatan Lingkungan

Mata kuliah ini memberikan pemahaman  mengenai konsep kesehatan lingkungan; Kualitas lingkungan dalam kesehatan  masyarakat. Bahan-bahan dan kondisi di  sekitar manusia yang memiliki potensi untuk  menimbulkan gangguan yang bisa

mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan  serta melakukan analisis dan mencari upaya upaya alternative pemecahan masalah.

3
MB170625 Jasa Ekosistem

Mata kuliah jasa lingkungan mengkaji akan  bagaimana fungsi ekosistem alam maupun  buatan yang nilai dan manfaatnya dapat  dirasakan secara langsung maupun tidak  langsung oleh para pemangku kepentingan  (stakeholder) dalam rangka membantu  memelihara dan/atau meningkatkan  kualitas lingkungan dan kehidupan . Konsep  jasa lingkungan dan teknik pemanfaatan jasa  lingkungan

3
MB170626 Ekonomi Lingkungan

Prinsip eksternalitas dan kerugian akibat  kerusakan atau pencemaran lingkungan dan  sistem sosial kemasyarakatan akibat kegiatan  pembangunan diterjemahkan ke dalam  variabel-variabel biaya lingkungan melalui

3

 

 

66

  pendekatan ekonomi lingkungan  
MB170627 Biopolitik

Kuliah ini akan memberikan pengetahuan  kepada mahasiswa tentang definisi

biopolitik,sejarah, dan terbentuknya  kebijakan dan komitmen politik biologi untuk  pertimbangan konservasi SDA dan

lingkungan global dan politik secara nasional  di Indonesia. Memberikan gambaran tentang  kasus-kasus biologi dan lingkungan, aktor  aktor, kelembagaan, proses serta peristiwa  yang terjadi.

Mendiskusikan politik dan kebijakan biologi  dan lingkungan di daerah (regional), seraya  menelaah tentang adanya ‘gap’ antara  pemahaman biologi lingkungan dan praktek  politik pragmatis yang dapat terjadi dalam  bentuk praksis.

Memperkenalkan konsep kebijakan (misalnya  resiko, perundangan, keberlanjutan, keadilan  lingkungan); dalam hubungannya dengan  keadaan lokal, regional dan politik lingkungan  dalam perspektif secara global.

Budaya dan Etika yang didorong oleh persepsi  dan pengetahuan bangsa, terhadap sains,  spiritualitas agama dan alam asli.

Strategi dan komitmen Politik Biologi untuk  penyelamatan sumber daya alam dan  lingkungan untuk kualitas kehidupan di bumi.

3
     
SEMESTER III
  Mata Kuliah Wajib Tugas Akhir 8 sks (D)
Kode MK Mata Kuliah SKS
MB170628 Seminar dan Publikasi

Mata kuliah ini wajib dilaksanakan

mahasiswa untuk menulis tulisan ilmiah dan  menyampaikannya dan forum ilmiah dan  mempublikasikan di jurnal ilmiah.

3
MB170629 Penelitian (Proposal dan Seminar Hasil) 5 (2+3)

 

 

67

  Mata kuliah ini diambil mahasiswa semester  akhir berupa pembuatan proposal penelitian  dan melaksanakan penelitia tesis.  
     
SEMESTER IV
  Mata Kuliah Tugas Akhir 6 sks (E)
Kode MK   SKS
MB170630 Tesis

Penulisan tesis hasil penelitian dan ujian ahir.

6
     
JUMLAH TOTAL MATA KULIAH YANG DIAMBIL: A+B+C+D+E= 44 SKS

 

 

68

XVIII.MATAKULIAH DAN DISTRIBUSI MATA KULIAH  SETIAP SEMESTER

I Mata Kuliah Wajib Prodi  

Jumlah = 18 sks

  Kode Mata Kuliah Mata Kuliah SKS
1 MB170601 Etika Lingkungan 2
2 MB170602 Falsafah Ilmu dan Metodologi Penelitian 3
3 MB170603 Ekologi dan Ilmu Lingkungan 3
4 MB170604 Biosistimatik 2
5 MB170605 Biodiversitas Indonesia 3
6 MB170606 Biologi Konservasi 2
7 MB170607 Bioekonomi dan Kelestarian Lingkungan  Hidup 3
       
II Mata Kuliah Wajib Tugas Akhir Prodi 

Jumlah = 8 sks

  Kode Mata Kuliah Mata Kuliah SKS
1 MB170628 Seminar dan Publikasi 3
2 MB170629 Penelitian (Proposal dan Seminar Hasil) 5 (2+3)
       
III Mata Kuliah Tugas Akhir Prodi 

Jumlah = 6 sks

  Kode Mata Kuliah Mata Kuliah SKS
1 MB170630 Tesis 6
       
IV Mata Kuliah Wajib 

Konsentrasi Kajian Biologi Konservasi Dan Lingkungan Jumlah = 9 sks

  Kode Mata Kuliah Mata Kuliah SKS
1 MB170608 Konservasi Alam, Lingkungan dan Konflik 3
2 MB170609 Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut 3
3 MB170610 Analisis Sistem dan Pemodelan Lingkungan 3
       
V Mata Kuliah Wajib 

Konsentrasi Kajian Biodiversitas Untuk Masyarakat 

Jumlah = 9 sks

 

 

69

  Kode Mata Kuliah Mata Kuliah SKS
1 MB170611 Bioteknologi 3
2 MB170612 Etnobiologi 3
3 MB170613 Konservasi Alam Berbasis Masyarakat 3
       
V Mata Kuliah Pilihan Bebas Prodi *) 

Jumlah = 3 sks

  Kode Mata Kuliah Mata Kuliah SKS
1 MB170614 Topik Khusus 3
2 MB170615 AMDAL 3
3 MB170616 Pengelolaan Satwaliar 3
4 MB170617 Pengelolaan Sumberdaya Genetika 3
5 MB170618 Biologi dan Lanskap Perkotaan 3
6 MB170619 Perubahan Iklim 3
7 MB170620 Hukum Lingkungan 3
8 MB170621 Agama dan Konservasi 3
9 MB170622 Primatologi 3
10 MB170623 Bioprospeksi 3
11 MB170624 Kesehatan Lingkungan 3
12 MB170625 Jasa Ekosistem 3
13 MB170626 Ekonomi Lingkungan 3
14 MB170627 Biopolitik 3
       
Jumlah Total Mata Kuliah Yang Diambil Mahasiswa = 44 SKS

 

 

*) Mata Kuliah Pilihan Bebas bisa dipilih dari mata kuliah wajib konsentrasi kajian  prodi.

70

DISTRIBUSI MATA KULIAH PES SEMESTER

SEMESTER I
  Mata Kuliah Wajib (18 sks)  
Kode MK Mata Kuliah SKS
MB170601 Etika Lingkungan 2
MB170602 Falsafah Ilmu dan Metodologi Penelitian 3
MB170603 Ekologi dan Ilmu Lingkungan 3
MB170604 Biosistimatik 2
MB170605 Biodiversitas Indonesia 3
MB170606 Biologi Konservasi 2
MB170607 Bioekonomi dan Kelestarian Lingkungan Hidup 3
     
SEMESTER II
Konsentrasi Kajian

BIOLOGI KONSERVASI DAN LINGKUNGAN

  Mata Kuliah Wajib (9 sks)  
Kode MK Mata Kuliah SKS
MB170608 Konservasi Alam, Lingkungan dan Konflik 3
MB170609 Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut 3
MB170610 Analisis Sistem dan Pemodelan Lingkungan 3
     
SEMESTER II
Konsentrasi Kajian

BIODIVERSITAS DAN MASYARAKAT

  Mata Kuliah Wajib (9 sks)  
Kode MK Mata Kuliah SKS
MB170611 Bioteknologi 3
MB170612 Etnobiologi 3
MB170613 Konservasi Alam Berbasis Masyarakat 3
     
Mata Kuliah Pilihan Bebas (3 Sks)
Kode MK Mata Kuliah SKS
MB170614 Topik Khusus 3
MB170615 AMDAL 3
MB170616 Pengelolaan Satwaliar 3
MB170617 Pengelolaan Sumberdaya Genetika 3

 

 

71

MB170618 Biologi dan Lanskap Perkotaan 3
MB170619 Perubahan Iklim 3
MB170620 Hukum Lingkungan 3
MB170621 Agama dan Konservasi 3
MB170622 Primatologi 3
MB170623 Bioprospeksi 3
MB170624 Kesehatan Lingkungan 3
MB170625 Jasa Ekosistem 3
MB170626 Ekonomi Lingkungan 3
MB170627 Biopolitik 3
     
SEMESTER III
  Mata Kuliah Wajib Tugas Akhir (8 sks)  
Kode MK Mata Kuliah SKS
MB170628 Seminar dan Publikasi 3
MB170629 Penelitian (Proposal dan Seminar Hasil) 5 (2+3)
     
SEMESTER IV
  Mata Kuliah Tugas Akhir (6 sks)  
Kode MK   SKS
MB170630 Tesis 6
     
JUMLAH TOTAL MATA KULIAH YANG DIAMBIL 44 SKS

 

 

72

XIX.PEMETAAN KONVERSI KURIKULUM KPT-KKNI

No. Semester KBK*) KPT SNPT
Kode Mata Kuliah SKS Kode Mata Kuliah SKS
    Mata Kuliah Wajib Prodi Mata Kuliah Wajib Prodi
1 I       MB170601 Etika Lingkungan 2
2 I       MB170602 Falsafah Ilmu dan Metodologi Penelitian 3
3 I       MB170603 Ekologi dan Ilmu Lingkungan 3
4 I       MB170604 Biosistimatik 2
5 I       MB170605 Biodiversitas Indonesia 3
6 I       MB170606 Biologi Konservasi 2
7 I       MB170607 Bioekonomi dan Kelestarian Lingkungan  Hidup 3
               
    Mata Kuliah Wajib Konsentrasi Kajian Biologi Konservasi dan Lingkungan Mata Kuliah Wajib Konsentrasi Kajian

Biologi Konservasi dan Lingkungan

8 II       MB170608 Konservasi Alam, Lingkungan dan Konflik 3
9 II       MB170609 Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut 3
10 II       MB170610 Analisis Sistem dan Pemodelan  Lingkungan 3
               
    Mata Kuliah Wajib Konsentrasi Kajian Biodiversitas untuk Masyarakat Mata Kuliah Wajib Konsentrasi Kajian

Biodiversitas untuk Masyarakat

11 II       MB170611 Bioteknologi 3
12 II       MB170612 Etnobiologi 3
13 II       MB170613 Konservasi Alam Berbasis Masyarakat 3
               
    Mata Kuliah Pilihan Bebas Prodi Mata Kuliah Pilihan Bebas Prodi
14 II       MB170614 Topik Khusus 3
15 II       MB170615 AMDAL 3
16 II       MB170616 Pengelolaan Satwaliar 3
17 II       MB170617 Pengelolaan Sumberdaya Genetika 3
18 II       MB170618 Biologi dan Lanskap Perkotaan 3
19 II       MB170619 Perubahan Iklim 3
20 II       MB170620 Hukum Lingkungan 3
21 II       MB170621 Agama dan Konservasi 3
22 II       MB170622 Primatologi 3
23 II       MB170623 Bioprospeksi 3

 

 

73

24 II       MB170624 Kesehatan Lingkungan 3
25 II       MB170625 Jasa Ekosistem 3
26 II       MB170626 Ekonomi Lingkungan 3
27 II       MB170627 Biopolitik 3
               
    Mata Kuliah Wajib Tugas Akhir Mata Kuliah Wajib Tugas Akhir
28 III       MB170628 Seminar dan Publikasi 3
29 III       MB170629 Penelitian (Proposal dan Seminar Hasil) 5  

(2+3)

               
    Mata Kuliah Tugas Akhir Mata Kuliah Tugas Akhir
30 IV       MB170630 Tesis 6

 

 

*) Prodi Magister Biologi saat ini sudah berjalan dari Semester Gasal (ke 1) dan Genap (ke 2) 2016/2017. Sejak  dimulainya perkuliahan sudah menggunakan Kurikulum KPT-KKNI, sehingga tidak ada yang harus dikonversi.

74

XX.PEMETAAN KOMPETENSI PENUNJANG LANGSUNG,  KOMPETENSI PENUNJANG TAMBAHAN DAN  

KOMPETENSI PENUNJANG PELENGKAP

No Jenis Kompetensi Nama Sertifikasi
KPL  

(Kopetensi  Penunjang  Langsung)

KPT  

(Kopetensi  Penunjang  Tambahan)

KPP  

(Kopetensi  Penunjang  Pelengkap)

 
      Sertifikasi/uji kopetensi terkait  langsung dengan kajian prodi:  Sertifikasi AMDAL, Sertifikasi ahli  taksonomi, Sertifkasi ahli biologi  lapangan dan metodologi,

Sertifikasi Analisis Data, Sertifikasi  Pemodelan, Sertifikasi Penggunaan  Bioteknologi, Sertifikasi Penulisan  Jurnal Internasional

      Sertifikat mengikuti pelatihan,  seminar dan workshop:  

Internasional; Nasional; Lokal

      Sertifikat /prestasi dan  

penghargaan dari suatu  

kompetisi; keikutsertaan dalam  organisasi:

Ketua/anggota organisasi;

kepanitian pelaksanaan kegiatan

         

 

 

75

XXI.MATA KULIAH YANG DIRANCANG SEBAGAI PENYETARAAN  SERTIFIKASI KOMPETENSI

No. Mata Kuliah Yang Korelatif Uji Kompetensi
1 Ekologi dan Ilmu Lingkungan AMDAL
2 Biosistematik Sertifikasi ahli taksonomi
3   Sertifkasi ahli biologi lapangan dan  metodologi
4 Metode Penelitian Sertifikasi Analisis Data
5 Analisis Sistem dan Pemodelan  Lingkungan Sertifikasi Pemodelan
6 Bioteknologi Sertifikasi Penggunaan Bioteknologi
7 Seminar dan Publikasi Sertifikasi Penulisan Jurnal Internasional

 

 

76

XXII.PEMETAAN RELEVANSI DOSEN PENGAMPU DENGAN  

MATA KULIAH

NO MATA KULIAH NAMA DOSEN PENGAMPU  MATAKULIAH KOMPETENSI
1 Etika Lingkungan Dr. Retno Widowati, MSi Bioteknologi
  Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
  Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
2 Falsafah Ilmu dan

Metodologi Penelitian

Prof Dr. Ernawati Sinaga, Apt., MS Biologi
  Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
  Dr. Sri Suci Utami Atmoko Biologi Konservasi
3 Ekologi dan Ilmu

Lingkungan

Dr. K. Susanto Kusumahadi, MSi Biologi Lingkungan
4 Biosistimatik Dr. Sri Endarti Rahayu, MSi Biosistimatika
  Prof. Dr. Dedi Darnaedi Biosistimatika
5 Biodiversitas Indonesia Dr. Nonon Saribanon, MSi Biologi Lingkungan
  Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
  Dr. Harini Nurcahya, MSi Biologi dan

Genetika

  Dr. Ahmad Yanuar Biologi Konservasi
6 Biologi Konservasi Dr. Sri Suci Utami Atmoko Biologi Konservasi
  Dr. J. Sugarjito Biologi Konservasi
7 Bioekonomi dan

Kelestarian Lingkungan  Hidup

Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
  Prof Dr. Endang Sukara Mikrobiologi
  Prof Dr. Dedy Darnaedi Biosistimatika
  Prof Dr. Yohanes Purwanto Biologi
  Prof Dr. Jatna Supriatna Biologi Konservasi
  Dr. Safendrri K. Ragamustari, MSc. Biomolekuler
8 Konservasi Alam,

Lingkungan dan Konflik

Dr. Retno Widowati, MSi  
  Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
  Dr. J. Sugarjito Biologi Konservasi
  Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
9 Manajemen Wilayah  Pesisir dan Laut Dr. K. Susanto K, MSi  
  Dr. Jamartin Sihite Biologi Laut
10 Analisis Sistem dan  Pemodelan Lingkungan Dr. Sri Suci Utami Atmoko Biologi Konservasi
11 Bioteknologi Dr. Retno Widowati, MSi Bioteknologi
12 Etnobiologi Prof. Dr. Ernawati Sinaga, Apt,  MSi Biologi
13 Konservasi Alam Berbasis  Masyarakat Dr. Nonon Saribanon, MSi Biologi Lingkungan
  Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
14 Topik Khusus Dr. Harini Nurcahya, MSi Biologi dan

Genetika

 

 

77

    Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
15 AMDAL Dr. K. Susanto Kusumahadi, MSi Biologi Lingkungan
16 Pengelolaan Satwaliar Dr. Sri Suci Utami Atmoko  
17 Pengelolaan Sumberdaya  Genetika Dr. Harini Nurcahya, MSi Biologi dan

Genetika

18 Biologi dan Lanskap

Perkotaan

Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
19 Perubahan Iklim Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
20 Hukum Lingkungan Dr. K. Susanto Kusumahadi, MSi Biologi Lingkungan
21 Agama dan Konservasi Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
22 Primatologi Dr. Sri Suci Utami Atmoko Biologi Konservasi
23 Bioprospeksi Prof Dr. Ernawati Sinaga, Apt, MSi Biologi
24 Kesehatan Lingkungan Dr (Can) Jeremiah Rubin Camin,  MSi Biologi Lingkungan
25 Jasa Ekosistem Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
26 Ekonomi Lingkungan Dr. Nonon Saribanon, MSi Biologi Konservasi
27 Biopolitik Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
  Dr. Fachruddin Mangunjaya, MSi Biologi Konservasi
  Prof Dr. Endang Sukara Mikrobiologi
  Prof Dr. Dedy Darnaedi Biosistimatika
28 Seminar dan Publikasi Dr. Retno Widowati, MSi Bioteknologi
  Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
29 Penelitian (Proposal &  Seminar Hasil) Dr. Tatang Mitra Setia, MSi Biologi Konservasi
    Dr. Harini Nurcahya, MSi Biologi dan

Genetika

30 Tesis Dr. Tatang Mitra setia, MSi Biologi Konservasi

 

 

78