Jurnal Poelitik Volume 4/No.2/2008

Masih berkelindan dengan edisi sebelumnya, Poelitik edisi ini menurunkan sejumlah artikel yang ditulis oleh para peneliti dari Malaysia dan para peneliti dari Indonesia. Artikel yang ditulis dari hasil Seminar Bogor (November 2007) itu, rata-rata menggarisbawahi bahwa pada intinya tidak ada model strategi pembangunan yang ideal, yang dapat digunakan untuk semua masyarakat. Oleh karena itu, suatu “model baru”, yang disesuaikan dengan konteks masyarakatnya, menjadi garis bawah di dalam artikel-artikel tersebut.Penawaran suatu “model baru” dalam strategi pembangunan yang terkonteks dengan masyarakatnya, dewasa ini menjadi hal yang tak terelakkan mengingat perkembangan dan bahkan pasang-surut kebijakan pemerintahan suatu negara. Hal ini patut lebih digarisbawahi, terutama karena konflik-konflik yang muncul, andai itu ada, sering kali terpicu oleh tidak diikutsertakannya masyarakat dalam pembangunan. Artikel lain yang tak kalah pentingnya, yang dimuat dalam edisi ini, adalah artikel mengenai pemberdayaan komunitas desa melalui program pembangunan di daerah Kuala Selangor, Malaysia, dan di Kabupaten Tangerang, Jawa Barat. Perihal dampak urbanisasi terhadap akses sumber-sumber ekonomi pada suku Bajo, Sulawesi Selatan; perihal iklim investasi Indonesia dari kacamata investor Malaysia; dan perihal dampak pengelolaan sampah sehubungan dengan partisipasi masyarakat DKI Jakarta dalam pembangunan, juga tak kalah pentingnya untuk disimak.Selamat membaca. Penyunting

Jurnal Poelitik Volume 4/No.2/2008
Jurnal Poelitik Volume 4/No.2/2008
Jurnal Poelitik Volume 4-No.2-2008 fulltext.pdf
4.2 MiB
1558 Downloads
Details...